Laporkan Masalah

Analisis kinerja pemerintah daerah :: Studi kasus Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota di Bali

SAPUTRA, Putu Mahardika Adi, Prof.Dr. Insukindro, MA

2001 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi masing-masing pemerintah daerah kabupaten dan kota yang ada di Bali selama periode tahun 1994/1995 sampai dengan 1998/1999, serta memberikan informasi tentang keadaan kinerja masing-masing pemerintah daerah kabupaten dan kota tersebut. Populasi data dalam penelitian ini mencakup sembilan unit pemerintah daerah yang ada di Propinsi Bali. Data yang dipergunakan dalam penelitian adalah data sekunder yang diperoleh dari Biro Keuangan dan Biro Kepegawaian Sekretariat Daerah Propinsi Bali. Alat analisis yang dipergunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA), dengan memperhitungkan variabel-variabel sebagai berikut, variabel jumlah pegawai, belanja pegawai (sebagai variabel input) dan variabel pajak hotel restauran, pajak penerangan jalan, pajak hiburan, retribusi pelayanan kesehatan, retribusi parkir (sebagai variabel output). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sembilan unit pemerintah daerah yang diteliti, ternyata hanya dua pemerintah daerah yang tergolong efisien secara konstan selama periode penelitian, yaitu Kabupaten Badung dan Kota Denpasar sedang tujuh pemerintah daerah lainnya, yaitu Kabupaten Buleleng, Karangasem, Bangli, Klungkung, Gianyar, Tabanan, dan Jembrana masih memberikan hasil pencapaian tingkat efisiensi yang berfluktuasi. Untuk variabel - variabel yang diperhitungkan dalam penelitian, hanya retribusi pelayanan kesehatan yang memiliki tingkat capaian efisiensi maksimal secara konstan, yaitu sebesar 100% selama periode penelitian.

This research attempts to analyze the efficiency and performance of each regency and city in the province of Bali for the period of 1994/1995 - 1998/1999. In addition, this research also gives the information about performance in those regencies and cities. The data used in this research are secondary data obtained from the financial bureau and the personnel bureau of the regional secretariat of the province of Bali. The analysis method applied in this research is Data Envelopment Analysis (DEA) and the variables analyzed are the number of personnel and the expense of personnel as the input variables and hotel and restaurant tax, street light tax, entertainment tax, health care charging, and parking charging as the output variables. The findings of this research indicate that out of nine regencies investigated, only two regencies were constantly efficient, namely Badung and Denpasar and the other seven had fluctuated efficiency, namely Buleleng, Karangasem, Bangli, Klungkung, Gianyar, Tabanan, Jembrana. Among the variables investigated, only the health care charging had constantly maximal efficiency of 100%.

Kata Kunci : Kinerja Ekonomi Pemerintah Daerah, Data Envelopment Analysis,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.