Laporkan Masalah

Peran SOS Children's Villages Dalam Memenuhi Hak Keamanan dan Pendidikan Anak Korban Perang Suriah

CHANDRA WULAN, Dr. Diah Kusumaningrum, S.IP., M.A.

2017 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Konflik yang berlangsung di Suriah sejak Maret 2011 telah mengakibatkan ratusan ribu korban tewas, jutaan manusia terlantar di negerinya sendiri dan jutaan lainnya mengungsi. Salah satu kelompok yang paling riskan terkena dampak negatif dari konflik bersenjata antara pasukan pemerintah dan oposisi serta beberapa pasukan bersenjata lainnya dari kelompok ekstremis Islam adalah anak-anak. Dalam perang sipil ini, anak-anak berusia 0-17 tahun tidak terkena pengecualian dalam hal serangan dan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh pasukan bersenjata. Anak-anak menjadi korban penahanan, penembakan, serangan bom/rudal/roket/ranjau, serta perekrutan oleh pasukan bersenjata. Aktor penting dalam hubungan internasional yang dapat diharapkan bantuannya adalah Non Governmental Organization (NGO), dalam kasus ini khususnya yang fokus terhadap pemenuhan hak anak, yaitu SOS Children�¢ï¿½ï¿½s Villages. Peran NGO sangat penting dalam membantu mengamankan anak-anak dari dampak langsung maupun tidak langsung dari krisis kemanusiaan yang sedang terjadi. Oleh karena itu, dalam skripsi ini, penulis akan mencoba menjelaskan peran SOS Children�¢ï¿½ï¿½s Villages dalam memenuhi hak anak korban perang Suriah.

The conflict that happen in Syria since March 2011 have resulted in hundreds of thousands deaths, millions of people neglected in their own country, and millions more displaced. Children are the most vulnerable to the negative impacts of the armed conflict between government forces and opposition as well as other armed forces of Islamic extremist groups. In this civil war, children aged 0-17 years are not affected by the exception in the case of attacks and crimes against humanity committed by the armed forces. Children become the victims of detention, shootings, bomb/ missile/ rocket/ mine attacks, and recruitment by the armed forces. Non Governmental Organization (NGOs) are important actors in international relations that expected to help. In this case, particularly the focus is on the fulfillment of children's rights, namely SOS Children's Villages. The role of NGO is vital to help to safeguard the children from direct or indirect impact of the humanitarian crisis that is going on. Therefore, in this paper, the writer will attempt to explain the role of SOS Children's Villages in fulfilling the rights of child victims of the Syrian war.

Kata Kunci : Non Governmental Organization, hak anak, krisis kemanusiaan.

  1. S1-2017-328760-abstract.pdf  
  2. S1-2017-328760-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-328760-title.pdf