Laporkan Masalah

FORMULASI RENCANA STRATEGIS DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SURAKARTA MENUJU PELAYANAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

MUHAMMAD HADI IRAWAN, Ely Susanto, SIP.,MBA.,Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Manajemen

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta merupakan perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Kemajuan pesat dalam pembangunan, informasi dan teknologi menyebabkan perubahan pola pikir masyarakat ke arah yang semakin kritis. Perubahan pola pelayanan pada perangkat daerah tersebut menuju era e-government perlu ditunjang dengan rencana strategis yang lebih mengarah pada visi untuk mencapai tujuan. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara tatap muka kepada narasumber. Model formulasi strategi yang digunakan adalah sepuluh tahapan perencanaan strategis oleh Bryson (2004). Hasil penelitian menganalisis mandat organisasi, misi dan nilai-nilai organisasi, lingkungan eksternal dan lingkungan internal organisasi, yang bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu strategis yang dihadapi dan memformulasi alternatif strategi yang diperlukan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat empat isu strategis yang perlu diangkat yaitu validitas data penduduk yang belum baik, kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan, kurangnya optimalisasi pemanfaatan data kependudukan, dan perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta sarana dan prasarana teknologi informasi. Alternatif strategi terkait pengatasan isu-isu strategis tersebut adalah melakukan supervisi bertingkat pada area pelayanan penerimaan berkas dokumen pemohon, memaksimalkan pelayanan melalui media online, penekanan pada transparansi layanan data kependudukan, dan mengadakan bimbingan teknis mengenai pengenalan sistem dan pedoman pelayanan administrasi kependudukan dengan lebih baik.

Population and Civil Registration Agency of Surakarta City is a regional work unit that is responsible for the preparation and implementation of regional policies in the sector of population and civil registration. A rapid progress in the construction, information and technology has led to the changes of society's mindset to be increasingly critical. Changes in the service pattern on the regional work unit into e-government era must be supported by a strategic planning that is directed more to the visions to achieve the goals. This was a qualitative descriptive research. The data collection was performed using questionnaires and face-to-face interview. The model of strategy formulations used was ten stages of strategic planning by Bryson (2004). The research results analyzed the organization's mandate, mission and values of the organization, external and internal environments of the organization, aiming to identify the strategic issues faced by the organization and to formulate the required alternative strategies. The results explain that there are four strategic issues that need to be addressed, namely validity of the population data that is not good yet, a need for the increased service quality, a lack of optimized utilization of population data, and a need to improve the quality of human resources and facilities and infrastructure of information technology. The alternative strategies related to the strategic issues are by performing graded supervisions on the service area of acceptance of applicant document file, maximizing the service through online media, emphasizing on the transparency of population data services, and conducting technical guidance regarding the introduction of a better system and guidelines for the population administrative services.

Kata Kunci : Perangkat Daerah, Organisasi Pemerintahan, Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil, Teknologi Informasi, Lingkungan Eksternal, Lingkungan Internal, Isu Strategis, dan Formulasi Strategi.