Laporkan Masalah

Penegakan Pelanggaran Kode Etik Notaris Oleh Dewan Kehormatan Daerah Di Kabupaten Temanggung

FRISKA DEWI T, Dr. Agus Sudaryanto, S.H., M.Si

2017 | Tesis | S2 Kenotariatan

Maksud dari penelitian ini adalah untuk menjawab permasalahan mengenai jenis-jenis pelanggaran Kode Etik Notaris yang dilakukan oleh Notaris dan penegakan pelanggaran Kode Etik Notaris oleh Dewan Kehormatan Daerah Di Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan penelitian lapangan dilakukan untuk mendapat data primer yang kemudian didukung data sekunder dari penelitian kepustakaan. Seluruh data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif. Subyek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling karena dalam pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil orang-orang terpilih benar oleh peneliti menurut ciri- ciri spesifik yang dimiliki oleh sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jenis-jenis pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris di Kabupaten Temanggung antara lain pelanggaran dalam Notaris melakukan publikasi atau promosi diri, menetapkan honorarium lebih rendah dari ketetapan Organisasi, pemasangan papan nama Notaris dan papan petunjuk kantor Notaris, dan Notaris bertindak sebagai perantara penjualan tanah yang sudah diikat dengan akta. (2) Penegakan pelanggaran Kode Etik Notaris oleh Dewan Kehormatan Daerah di Kabupaten Temanggung yaitu melakukan teguran lisan, teguran tertulis dan pemberian perhatian khusus. Penegakan dilakukan dengan cara mekanisme tanpa sidang maka penegakan Kode Etik Notaris tidak dilakukan sesuai Pasal 9 Perubahan Kode Etik Notaris Kongres Luar Biasa Ikatan Notaris Indonesia di Banten Jawa Barat Tanggal 29-30 Mei 2015.

The purpose of this study is to respond the problems about notary ethical code violation that have been done by notaries and establishment of notary ethical code violence by honorary council in Temanggung Residance. This study used empirical and juridical approach in a field research to get primary data which is supported by secondary data from literature research. Then, all data were analyzed with qualitative method. The subject in this study were collected by using purposive sampling technique. It named as purposive sampling because the sampling is done by selecting certain people according to the specific characteristics possessed by the sample. The result of this study shows that: (1) Violence that have been done by notaries in Temanggung Regency were; violence in publication or self-promotion, determination of the honorarium lower than statutes Organization, Notary's signboard installation, and act like Broker which tied with deed (2) Establishment of notary ethical code violence by honorary council in Temanggung Residence be done with a verbal warning, written warning, and by giving special attention. Enforcement is done by a mechanism without trial, then Notary Ethical Codes enforcement are not done according to Article 9 amendment in the Notary's Ethic Codes of Indonesian Notary Association Extraordinary Congress in Banten West Java on May 29th-30th 2015.

Kata Kunci : Penegakan, Kode Etik Notaris, Dewan Kehormatan Daerah

  1. S2-2017-372104-abstract.pdf  
  2. S2-2017-372104-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-372104-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-372104-title.pdf