HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZIÂ BALITA (Studi Di Desa Palasari Dan Puskesmas Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang)
AFRIZAL ARLIUS, Dr. Toto Sudargo, S.K.M., M.Kes ; Subejo,S.p.,M.Sc.,Ph.D
2017 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalABSTRAK Ketahanan pangan (food resilience) merupakan hak asasi manusia (HAM). Setiap orang penduduk Indonesia berhak memperoleh makanan yang bergizi dan layak sesuai dengan kebutuhannya. Berkembangnya teknologi seiring dengan perkembangan zaman maka tidak hanya memberikan dampak positif bagi ketersediaan pangan, namun juga memiliki dampak negatif, yakni meningkatnya kemiskinan yang secara bersamaan menurunkan ketahanan pangan baik bagi individu maupun keluarga. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengkaji hubungan ketahanan pangan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. (2) untuk mengkaji ragam upaya meningkatkan ketahanan pangan dalam penanggulangan gizi buruk balita di wilayah kerja Puskesmas Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif serta kualitatif dengan metode Cross-sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua/ ibu/ bapak dan balita umur 0-59 bulan yang menderita gizi buruk dan kurang gizi (di bawah kondisi normal). Sampel penelitian diambil secara acak sederhana. Metode Analisis data disajikan analisa univariat secara deskriptif, analisa bivariat dan analisa data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian responden berada dalam kategori rawan pangan, sekitar 36%, pada kategori rentan pangan sekitar 39% dan kategori tahan pangan hanya sekitar 15% serta kategori kurang pangan sekitar 10%. (2) Program peningkatan gizi masyarakat atau balita Puskesmas Legok dilaksanakan secara harian, bulanan dan tahunan, program harian adalah: Peningkatan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif tanpa makanan dan minuman tambahan untuk bayi berumur sampai umur 6 bulan. Program bulanan adalah pemantauan Perkembangan berat badan balita (Penimbangan badan balita) yaitu penimbangan pengukuran berat badan balita untuk mengetahui pola pertumbuhan dan perkembangan badan balita dan perkembangannya. Program tahunan adalah Pemantauan status gizi balita dan pemantauan asupan gizi. Ketahanan pangan dan status gizi balita terdapat hubungan yang erat, jika keluarga ketahanan pangannya cukup akan mempengaruhi status gizinya jadi baik, sebaliknya jika pangannya kurang maka status gizinya kemungkinan akan mengalami gizi buruk dan kurang.
Food Security was a human right (HAM). Everybody of education population is entitled to a decent meal and according to or her needs. The development of technology as a result of the times, not only resulting a positive impact on the world of food, but also have a negative impact, namely increasing poverty that simultaneously decreasing food security of individuals and families. The aims of this study is (1) to examine the relationship of food security with nutrition status in Public Health Center Legok, District, Tangerang Regency (2) to assess the range of efforts to improve food security in the eradication of malnutrition toddlers in Public Health Center Legok, District, Tangerang Regency. This research descriptive quantitative and qualitative research using methods The population in this study the were parent / mother / father with infant aged 0-59 months whas malnourished and underweight (below the normal standart). Samples were taken by simple random sampling Methods of data analysis was performed by univariate descriptive analysis, bivariate analysis and analysis of qualitative data. The results show that (1) There was a relationship between family food security and nutritional status of infant If families have sufficient either food, quantity and quality, however was able to it can ensure nutrition intake for infants and vice versa. (2) The nutrition improvement program implemented by Public Health Center (PHC) Legok District there were daily, monthly and yearly, report, Daily report show that The increase in exclusive breastfeeding without food and other drinks in infants aged 0 to 6 months Monthly report show that program Monitoring Growth Toddler Weight (Weighing Toddler) was a measurement of infants weight to determine the pattern of growth and development of body weight toddlers Annual program was Nutritional Status Monitoring toddler and monitoring nutritional intake. Food security and nutritional status of children there is a close relationship, if enough family food security will affect the nutritional status so good, otherwise if its food is less then the nutritional status is likely to be malnourished and less.
Kata Kunci : Food Resilience , Nutritional status, Children Under Five Years, Legok District.