Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN TERHADAP KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD)

RISKA DWI PRAMITA S, FITRA DUHITA, M.Keb; DIAH WULANDARI, M.Keb

2017 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Ketuban pecah dini (KPD) merupakan kondisi pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan. KPD merupakan salah satu komplikasi penyebab tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Salah satu faktor ibu yang mempengaruhi KPD adalah anemia dalam kehamilan. Anemia adalah kadar Hb ibu hamil < 11 gr% pada trimester pertama dan ketiga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan anemia dalam kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini. Metode penelitian menggunakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan case-control. Data yang diambil berupa data sekunder dari rekam medis. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Sampel penelitian 200 ibu hamil terdiri dari 100 kelompok kasus (ibu hamil dengan KPD) dan 100 kelompok kontrol (ibu hamil tidak dengan KPD). Analisis data menggunakan chi square test (α=0,05) dengan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian KPD sebesar 7,78% dan anemia dalam kehamilan sebesar 12,81%. Hasil uji chi square menunjukkan nilai signifikasi 0,036 (p < 0,05) dan OR=2,524 dengan CI95% (1,042-6,113) berarti ada hubungan anemia dalam kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini. Ibu hamil dengan anemia dalam kehamilan mempunyai resiko 2,524 kali lebih besar untuk mengalami ketuban pecah dini. KPD dapat dihindari dengan upaya pencegahan anemia sejak dalam kehamilan.

Premature rupture of membranes (PROM) is a condition the rupture of membrane amnion before labor. PROM is one of the complications that cause high maternal mortality rate in Indonesia. One of the maternal factors that influence the prevalence of PROM is anemia in pregnancy. Anemia is a hemoglobin level of pregnant women < 11 gr% in the first and the third trimester. The purpose of this study to determine the correlation between anemia in pregnancy with the prevalence of premature rupture of membranes. This study used an analytic observational method with a case-control approach. The type of data was secondary data from medical records. The sampling technique used simple random sampling. Samples in this study were 200 pregnant women that consist of 100 pregnant women in case group (pregnant women with PROM) and 100 pregnant women in control group (pregnant women not with PROM). Data analysis used chi-square test (α=0,05) with Odds Ratio(OR).. The result of the study showed that the prevalence of PROM was 7,78% and anemia in pregnancy was 12,81%. The result of chi-square analysis showed that the significance value was 0,036 (p<0,05) and OR=2,524 with CI95% (1,042-6,113). That means there is a correlation between anemia in pregnancy with the prevalence premature rupture of membranes. Pregnant women with anemia has 2,542 times higher risk to have premature rupture of membranes. PROM can be avoided with anemia in pregnancy prevention efforts.

Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini (KPD), Anemia dalam kehamilan / Premature Rupture of Membranes (PROM), Anemia in pregnancy

  1. D4-2017-332328-abstract.pdf  
  2. D4-2017-332328-bibliography.pdf  
  3. D4-2017-332328-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2017-332328-title.pdf