DIAMETER PEMBULUH DARAH RETINA PADA PENDERITA GLAUKOMA TEKANAN NORMAL DEWASA MUDA
ROSSADA ADIARTI, Dr. dr. Retno Ekantini, Sp.M(K), M.Kes,.; dr. Angela Nurini Agni, Sp.M(K), M.Kes.;
2017 | Tesis-Spesialis | SP ILMU PENYAKIT MATATujuan : Membandingkan diameter pembuluh darah retina pada glaukoma tekanan normal stadium awal dan subyek normal pada rentang usia kurang dari 40 tahun. Metode Penelitian: Penelitian potong lintang dilakukan pada 54 subyek (27 pasien glaukoma tekanan normal dan 27 subyek normal) berusia 18-35 tahun. Diameter pembuluh darah retina diukur berdasarkan foto fundus menggunakan program komputer semi otomatis dan dinyatakan sebagai Central Retinal Arteriolar equivalent (CRAE) dan Central Retinal Venular equivalent (CRVE). Hasil : Rerata Diameter pembuluh darah arteriola dan venula retina kelompok glaukoma tekanan normal lebih kecil dibandingkan dengan kelompok nor+-12,17, p <0,05 dan 168,83+- 13,05 vs 173,80+-16,09, p> 0,05). Diameter pembuluh darah arteriola retina lebih kecil dari 107.077 µm mempunyai risiko 8,594 kali untuk terjadinya glaukoma tekanan normal (CI 95% 1,68 - 43,95). Simpulan : Rerata diameter pembuluh darah arteriola retina penderita glaukoma tekanan normal lebih kecil dibandingkan dengan subyek normal. Rerata diameter pembuluh darah venular retina penderita glaukoma tekanan normal tidak berbeda dibandingkan pada subyek normal. Semakin kecil diameter pembuluh darah arteriola retina menunjukkan risiko yang lebih besar untuk terjadinya glaukoma tekanan normal.
Aim : This study aimed to compare retinal vessel diameters between early stage normal-tension glaucoma and normal subjects aged under 40 years old. Methods : This was a cross sectional study, that included 54 subjects (27 persons with normal-tension glaucoma (NTG) and 27 persons normal subjects) aged 18-35 years old. Retinal vessel diameters were measured from digital retinal fundus photographs using semiautomated computer-assisted program summarized as Central Retinal Arteriolar equivalent (CRAE) and Central Retinal Venular equivalent (CRVE). Results : The mean CRAE and CRVE were narrower in patients with NTG than normal subjects (110.62+-12.16 vs 118.63+-12.17, p<0.05 dan 168.83+-13.05 vs 173.80+-16.09, p>0.05). CRAE lower than 107.077 µm had 8,594 times risk to have NTG (CI 95% 1,68 - 43,95). Conclusions : In this study, mean retinal arteriolar diameters was narrower in patients with NTG. Mean retinal venular diameters was similiar between NTG and normal subjects. Retinal arteriolar diameter narrowing can increase risk for developing NTG.
Kata Kunci : CRAE, CRVE, glaukoma tekanan normal, semiautomated computerassisted program, Normal-Tension Glaucoma, semiautomated computerassisted program