Laporkan Masalah

PENGGUNAAN MODEL HOT FIT DALAM EVALUASI PHARMACY SUPPORT SYSTEM (PSS) UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS KABUPATEN BANTUL

LISTIANA HIDAYATI, Dr. Tri Murti Andayani, Sp.FRS., Apt.; Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Farmasi

Pusat Kajian dan Konsultasi: Industri, Manajemen dan Pelayanan Kefarmasian Universitas Gadjah Mada sedang dalam proses mengembangkan software sistem informasi manajemen yang disebut Pharmacy Support System (PSS). Dalam tahapan pengembangan software PSS sebelum diimplementasikan, perlu dilakukan evaluasi penggunaan PSS karena akan menilai kualitas teknologi, manfaat yang didapatkan, dan untuk menemukan masalah potensial yang akan dihadapi oleh pengguna dan organisasi khususnya dalam bidang manajemen perbekalan farmasi di puskesmas. Tujuan penelitian ini melakukan evaluasi PSS dan mengetahui hubungan antara kualitas teknologi terhadap pengguna PSS, kualitas teknologi terhadap organisasi, pengguna PSS terhadap manfaat dan organisasi terhadap manfaat penggunaan PSS di puskesmas kabupaten Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional yang dilakukan di puskesmas kabupaten Bantul. Subyek penelitian adalah 23 apoteker dan tenaga teknis kefarmasian yang mengelola perbekalan farmasi di puskesmas kabupaten Bantul. Metode untuk menganalisis menggunakan model HOT-fit. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Data yang diambil dari kuesioner adalah kualitas teknologi PSS, organisasi, manfaat penggunaan PSS, tingkat penggunaan dan kepuasan pengguna PSS. Analisis data kuesioner dilakukan dengan analisis deskriptif, analisis korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan responden menilai kualitas teknologi PSS, organisasi, manfaat penggunaan PSS, tingkat penggunaan dan kepuasan pengguna PSS di puskesmas kabupaten Bantul berkisar antara 70-77%, semuanya masuk dalam kategori baik. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan antara kualitas teknologi dan pengguna PSS (r = 0,696 ; p < 0,05). Kualitas teknologi PSS ada hubungan dengan organisasi (r = 0,529 ; p < 0,05). Pengguna PSS ada hubungan dengan manfaat penggunaan PSS (r = 0,551 ; p < 0,05). Organisasi tidak ada hubungan dengan manfaat penggunaan PSS (r = 0,335 ; p > 0,05). PSS dinilai baik oleh responden tetapi tetap dilakukan perbaikan untuk memperoleh manfaat yang optimal.

Center of Study and Consulting: Industrial, Management and Pharmaceutical Services Gajah Mada University is developing a management information system software called Pharmacy Support System (PSS). In phase of development PSS before implementation, needed to evaluate PSS utilization to asses technology quality, net benefit and to find potential problem which will be faced by both user and organization particulary on management of pharmaceutical supplies in Bantul primary health center. The purpose of this research is to evaluate PSS utilization and determine the relationship PSS technology quality to PSS users, PSS technology quality to organizations, PSS users to net benefits and organizations to net benefits of PSS utilization in Bantul primary health centers. This research is a cross sectional analytic research conducted in Bantul primary health centers. The research subjects were pharmacists and pharmaceutical technical manpower who manage pharmaceuticals in Bantul primary health centers. A method for analyzing use HOT-Fit model. The research instruments used were questionnaire and interview. Questionnaire datas were analyzed both descriptively and Spearmant Rank correlation analysis. The results of research shows that respondents asses PSS technology quality, organization support, net benefits, level of use and satisfaction of PSS users in Bantul primary health centers on range 70-77%, considered good. The results of correlation analysis shows that there is a relationship PSS technology quality to PSS user (r = 0.696; p<0.05). There is a relationship between PSS technology quality to organization (r = 0.529; p<0.05). There is a relationship PSS user to net benefit (r = 0.551; p< 0.05). There is not a relationship Organization to net benefit (r = 0.335; p >0.05).

Kata Kunci : pharmacy support system, model HOT-fit, pengelolaan obat, puskesmas

  1. S2-2017-387432-title.pdf