HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU WANITA USIA SUBUR (WUS) DALAM PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASETAT (IVA)
HUSNIAR ADZANI, dr. Hadianto Ismangoen, Sp.A.;Fitra Duhita, M.Keb.
2017 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SVKanker servik merupakan penyebab kematian wanita nomor dua di dunia. Salah satu faktor risiko kanker terjadi akibat dari perilaku kesehatan yang rendah, hal tersebut dapat dicegah dengan melakukan skrining dengan Metode Inspeksi Visual Asetat (IVA). Salah satu faktor yang dapat meningkatkan perilaku kesehatan yaitu dukungan sosial yang berasal dari keluarga, teman, kader, dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial terhadap perilaku Wanita Usia Subur (WUS) dalam pemeriksaan IVA. Metode penelitian menggunakan desain crosssectional. Sampel penelitian berjumlah 61 responden. Pengambilan sampel dengan cluster random sampling pada tanggal 20 Desember 2016 di Desa Hargobinangun. Data diperoleh dari hasil lembar wawancara dan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji Chi-Square (α=0,05) dan Coefficient Contingency (r). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 46 (76,4%) WUS usia 30-50 tahun mendapatkan dukungan sosial yang baik dan 32 (52,45%) WUS mempunyai perilaku pasif dalam pemeriksaan IVA. Uji statistik didapatkan p value 0,018 dan r=0,300, sehingga terdapat hubungan dukungan sosial dengan perilaku WUS dalam pemeriksaan IVA dan hubungan antara kedua variabel yang cukup erat. Dukungan sosial yang baik, dapat meningkatkan perilaku aktif WUS dalam pemeriksaan IVA. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Pemeriksaan IVA
Cervical cancer is the second cause of death in women in the world. One of the risk factors of cancer is caused by low health behavior. It can be prevented by using Visual Inspection of Acetic Acid (VIA). One of the factors that may improve health behaviors is social support that come from families, friends, cadres, and health professionals. The purpose of this study is to determine the correlation between social support with the behavior of childbearing age woman in VIA Examination. Analitycal research with cross-sectional design. The number of sample were 61 women. Samples were taken with random cluster sampling on 20 December 2016 at Hargobinangun Village. Data were obtained from interviewing and the result of valid and reliable questionnaire. Data analysis used Chi-square test (α = 0.05) and the Contingency Coefficient (r). The result of this study have shown that, 46 people (76.4%) aged 30-50 years old got social support and 32 people (52,45%) had a passive behavior in VIA Examination. By statistical test, it was obtained the p value = 0,018 and r=0,300. The conclusion is there is a correlation between social support with the behavior of childbearing age woman in the VIA Examination and the correlation between two variables is quite close. The good social support can build an active behavior of woman of childbearing age in the VIA Examination. Keywords: social support, VIA examination
Kata Kunci : Dukungan Sosial, Pemeriksaan IVA