Laporkan Masalah

Multikulturalisme dan Kerukunan Antariman Studi Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) di Yogyakarta

SEKAR HAYATI L.R, Dr. Hakimul Ikhwan, S.Sos., M.A.

2017 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Penelitian ini mengidentifikasi peran-peran FPUB dalam upayanya memelihara perdamaian lintas iman di Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggali informasi dari beberapa narasumber. Narasumber-narasumber tersebut adalah para tokoh-tokoh FPUB dan dari beberapa elemen organisasi masayarakat yang terkait, seperti FKUB, Masyarakat Lereng Merapi, dan aliran kepercayaan Sapta Darma. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah prespektif sistem, dimana peran FPUB terkait pemeliharaan multikultularisme serta keberlangsungan keragaman sosial di Yogyakarta. Adapun teori yang dirujuk adalah teori sistem milik beberapa tokoh seperti Talcott Parson, Robert. K Merton, Emile Durkheim serta Radcliffe and Brown. Penelitian ini menemukan bila FPUB memiliki peran-peran tertentu. Peran FPUB adalah sebagai pematik yang menyadarkan masyarakat perlunya persatuan antarpemeluk agama dan keyakinan demi menciptakan Yogyakarta yang damai. Selanjutnya FPUB berperan pula menjadi ruang dimana para anggota maupun masyarakat umum dapat turut memberikan kontribusinya dalam upaya menjaga perdamaian lintas iman dan keragaman budaya. Sementara fungsi utama yang dijalankan oleh FPUB adalah fungsi sosialisasi, preventif dan advokasi. FPUB menyosialisasikan pentingnya persaudaraan lintas iman, serta berupaya mencegah terjadinya konflik antaragama atau antarsuku dengan spirit tersebut. Di beberapa kesempatan, FPUB juga berfungsi sebagai penyambung lidah masyarakat dalam koridor mengupayakan pemenuhan kebutuhan khalayak banyak. Kata kunci : perdamaian lintas iman, forum lintas iman, Yogyakarta, sistem

This research indentifies the roles which are taken by FPUB due to its struggle to protect the interfaith peace in Yogyakarta. The research was undergone in qualitative method which earning information from several informants. Those informants are eminent figures from assorted elements in society, such as FKUB, Masyarakat Lereng Merapi and Sapta Dharma. The case was analyzed in perspective of system to find the current position of FPUB in maintaining the peace in diversity. Some theories were referred to strengthen the analyzing process. The theories which were implied were theory of system from Talcott Parson, Robert K. Merton, Emile Durkheim and Radcliffe and Brown. During the struggle of reaching the equilibrium point and harmony in system, FPUB had confronted with some dynamic both inside and outside the forum. Those external and internal triggers were causing FPUB to steady itself through some roles and functions. The functions are socialization, preventive and ad vocative. FPUB applies those functions regarding to reach the consensus among the society. As a part of Yogyakarta, FPUB maintains the local values by applying cultural and art approach. The other specification of FPUB, which distinguish it with other forum, is the personal relation with Sultan X. This special relation affects the way how this organization goes. FPUB has it own method which is not as a proper organization. The fund and membership are free and voluntary, which are not happened in the other forums. Keywords: interfaith peace, interfaith forum, Yogyakarta, system

Kata Kunci : perdamaian lintas iman, forum lintas iman, Yogyakarta, sistem

  1. S1-2017-335525-abstract.pdf  
  2. S1-2017-335525-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-335525-title.pdf