Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GIZI SEIMBANG DENGAN MEDIA LAGU DAERAH TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KABUPATEN GUNUNG KIDUL

ERIKA RAHMAWATI, Dr.Yuni Kusmiyati,S.ST.,MPH ; Supiyati,S.SiT.,M.Kes

2017 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Jumlah anak sekolah dasar yang mengalami gizi kurang sangat banyak. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan dan siswa belum menyadari tentang pentingnya pengetahuan gizi seimbang dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya untuk meningkatkan gizi pada anak usia sekolah dasar dengan memberikan pendidikan gizi di sekolah dengan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran gizi seimbang melalui media lagu daerah dengan ceramah dibandingkan metode ceramah pada siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Gunung Kidul Jenis penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan rancangan pretest dan posttest with control group. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dan perhitungannya menggunakan rumus Lemeshow. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 39 siswa kelompok kasus dan 39 siswa kelompok kontrol. Analisis deskripsi digunakan untuk menilai karakteristik responden seperti umur, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, dan pendapatan orangtua. Analisis data menggunakan uji Paired t-test dan uji Independent T-test Hasil penelitian menujukkan selisih pretest-posttest 1 metode ceramah sebesar 10,947, pretest-posttest 2 sebesar 19,367 dan media lagu pretest-posttest 1 16,231, pretest-posttest 2 sebesar 23,769. Hasil uji Independent T-test pretest-posttest 1 p-value 0,007 dan pretest-posttest 2 p-value 0,047 (p<0,05). Media lagu daerah dengan ceramah lebih efektif dari metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang pada siswa SD Bunder III dan SD Plembon Gunung Kidul. Kata Kunci: Metode Ceramah, Media Lagu daerah, Gizi Seimbang

The number of elementary school students who experience malnutrition is very much. One of the reasons is the lack of students knowledge and awareness about how important to know and apply balanced nutrition in daily lifes. One of the efforts to improve primary students nutrition is to give balanced nutrition learning in the school through creative and innovative learning activities. This study aims to determine the effectiveness of balanced nutrition learning using traditional songs with a dictation method compared to which using a conventional dictation method for primary school students in Gunungkidul regency. This research used quasi experimental with pretest and posttest with control group method. Samples were collected using total sampling and calculated using Lemeshow formula. The samples used were 39 students for case group and 39 students for control group. Descriptive analysis was used to assess respondents characteristics such as age, sex, occupation, education, and parents income. The data were analysed using Paired t-test and Independent T-test. The result shows that the difference between pretest-posttest 1 using a conventional dictation method is 10.947 and pretest-posttest 2 is 19.367 while pretest-posttest 1 using traditional songs is 16.231 and pretest-posttest 2 is 23.694. Man Whitneyy pretest-posttest 1 shows that p-value is 0.000 and pretest-posttest 2 shows that p-value is 0.047 (p <0.05). Traditional songs with a dictation method are more effective than a conventional dictation method to increase students balanced nutrition knowledge in Bunder III and Plembon primary school in Gunungkidul. Keywords: dictation methods, traditional songs, balanced nutrition.

Kata Kunci : Metode Ceramah, Media Lagu daerah, Gizi Seimbang