EVALUASI PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN BERBASIS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PADA KANTOR PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
RUZIANA NAPIAH, DR. NUNUK DWI RETNANDARI
2017 | Tesis | S2 Administrasi PublikINTISARI Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan perempuan. Kemiskinan selalu menampilkan wajah perempuan. Penduduk Kabupaten Kepulauan Anambas sebagian besar bekerja sebagai nelayan. Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki potensi laut yang sangat besar maka sudah sepantasnyalah jika kita mengolah potensi tersebut tanpa merusak keasriannya. Program ini secara umum bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan perempuan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian program dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode kualitatif, sehingga teori bukan untuk diuji, akan tetapi sebagai pendekatan terhadap permasalahan penelitian. Penulis menggunakan pendekatan teori yang disampaikan oleh Dunn (2003) yaitu Kriteria Evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa program pengentasan Kemiskinan berbasis pemberdayaan perempuan ini masih belum mencapai tujuan yang diharapkan. Dari 3 (tiga) hanya 1 (satu) tujuan program yang tercapai yaitu : Meningkatkan Keterampilan ibu-ibu di desa Se-Kabupaten Kepulauan Anambas, sedangkan yang belum tercapai adalah Terbukanya peluang usaha bagi ibu-ibu di Kabupaten Kepulauan Anambas dan membantu perekonomian keluarga. Beberapa permasalahan yang ditemukan di lapangan : 1. Belum tepatnya sasaran program, 2. Kurangnya sumberdaya manusia, 3. Listrik yang kurang memadai, 4. Tidak adanya modal usaha. Dari hasil penelitian dapat diajukan rekomendasi bahwa program yang dibuat pemerintah disesuaikan dengan kondisi daerah, yaitu dengan melihat sarana dan prasarana yang tersedia di daerah tersebut. Untuk permasalahan kekurangan sumberdaya manusia, pemerintah dapat menambah SDM baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.
This research is a research-based poverty alleviation program evaluation of women's empowerment. Poverty is always showing the faces of women. Anambas Islands Regency residents mostly work as a fisherman. Anambas Islands Regency has the potential for huge sea then it if we cultivate the potential without destroying the nature. These programs are generally aimed at reducing women's poverty in the Anambas Islands Regency This research aims to know nothing of the program and identify the factors that influence the success of the program. The methods used in this study is a qualitative method, so that the theory is not to be tested, but as an approach to the research problem. The author uses the theory approach delivered by Dunn (2003) as evaluation criteria. Data collection techniques used are observation, interview and documentation in-depth. Research results show that poverty alleviation programs based empowerment of women is still not achieve the expected goals. Of three (3) only one (1) the purpose of the program is reached, namely: improving the Skills of mothers in the village of Anambas Islands Regency-Se, while not reached was the openness of business opportunity for moms in the Anambas Islands Regency and help the economy of the family. Some of the problems found in the field:1. Not yet precisely the goal of the program, 2. The lack of human resources, 3. Inadequate electricity, 4. The lack of venture capital. From the results of research may be submitted a recommendation that the program made Government adapted to the conditions of the region, namely by looking at facilities and infrastructure available in the area. For the problem of the shortage of human resources, the Government can increase human resources both in terms of quantity as well as quality.
Kata Kunci : Evaluasi, Masyakat Miskin dan Pemberdayaan Perempuan di Kabupaten Kepuluan Anambas