Laporkan Masalah

REMITAN KE DAERAH ASAL DARI MIGRAN DESA - KOTA DI JABODETABEK (Studi tentang Pemanfaatan Remitan di Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten)

EKA WIDIYANTINI, Prof. Dr. Tadjuddin Noer Effendi, M.A.

2017 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Fenomena migrasi desa kota dari waktu ke waktu semakin meningkat, hal ini menimbulkan dampak positif dan dampak negatif, baik di daerah yang menjadi tujuan migran maupun daerah yang ditinggalkan. Salah satu dampak dari migrasi yaitu adanya remitan untuk keluarga yang berada di daerah asal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi dan besaran remitan yang diterima oleh keluarga dari migran yang berada di JABODETABEK, serta menelisik lebih lanjut mengenai kontribusi remitan dalam upaya peningkatan kesejahteraan, utamanya pada perbaikan kehidupan masyarakat yang ditinggalkan migran.Penelitian ini dilakukan di Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan melibatkan 10 informan. Remitan yang sering diterima oleh keluarga migran yaitu berupa uang, yangmana frekuensi dan besaran kiriman dipengaruhi oleh latar belakang migran meliputi pendidikan, pekerjaan, penghasilan, lama bekerja di kota, dan status perkawinan migran. Masing-masing rumah tangga memanfaatkan remitan berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan masing-masing.Untuk kegiatan konsumtif, remitan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, melakukan kegiatan sosial, membayar pajak, membayar hutang, membeli peralatan rumah tangga, serta merenovasi rumah.Sedangkan untuk kegiatan produktif, remitan digunakan untuk biaya pendidikan, biaya pertanian, meningkatkan modal usaha, bahkan untuk membuka usaha baru.Secara garis besar, dapat dikatakan bahwa remitan yang berasal dari migran mampu meningkatkan perbaikan kehidupan masyarakat yang berada di daerah asal.

Migration phenomena from rural to urban increase time to time. It has positive and negative impacts whether for the destination district or abandoned district. One of the impacts of the migration is remittances for the family who are living in the origin district. The purpose of this research are to know about the frequency and the amount of remittances which are accepted by the family from the migrants who are living in JABODETABEK, and browse more about the contribution of remittances in improving the citizen prosperities, the main thing is about the citizen life improvement who are abandoned by the migrants. This research was conducted in Melikan Village, Wedi District, Klaten Regency. The approach which was used was descriptive qualitative approach, there were 10 informants. The remittance which was often accepted by the migrants’ families was money, which frequency and quantities of remittance influenced of background of migrants includes education, the migrants’ job, their income, duration of work in city, and their marriage status. Every household also has different way to use those remittances, it all depends on their necessity. For the consumptive activities, remittances are used to fulfill daily needs, to do social activities, to pay taxes, to pay debs, to buy household appliances, and to renovate their houses. Whereas, for the productive activities, remittances are used for education fee, agricultural fee, turnover and increase business capital, even to open new business. The outline is that it can be said that the remittances which are come from migrants are capable to improve citizen in the origin district.

Kata Kunci : Migrasi desa-kota, remitan, perbaikan kehidupan masyarakat

  1. S1-2017-346817-abstract.pdf  
  2. S1-2017-346817-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-346817-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-346817-title.pdf