Pengembangan Indikator Pemantauan dan Evaluasi Penggunaan Dana Desa (Studi pada Desa Sidoarum Kabupaten Sleman)
ASTI KARTIKA W, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Ak., CA.
2017 | Tesis | S2 AkuntansiKeberadaan Dana Desa sejak tahun 2015 semakin menambah aliran dana yang masuk ke desa. Oleh karena itu, sudah semestinya diiringi dengan pemantauan dan evaluasi penggunaan Dana Desa yang memadai. Evaluator membutuhkan alat bantu untuk mengukur kinerja pelaksanaan Dana Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan indikator pemantauan dan evaluasi penggunaan Dana Desa yang sesuai dengan prinsip ekonomis, efisien, dan efektif (3E) berdasarkan rerangka Empat Kuadran Friedman. Penelitian ini mengunakan penelitian pengembangan dengan metode kualitatif. Desa Sidoarum yang memiliki tipologi dataran rendah dipilih sebagai objek penelitian dalam rangka mendapatkan masukan yang berharga terhadap indikator. Hasil pengukuran indikator kinerja menunjukkan bahwa Desa Sidoarum menggunakan dua jenis indikator pada 24 kegiatan yaitu persentase realisasi anggaran yang berada di kuadran kualitas upaya dan pemanfaatan hasil kegiatan yang berada di kuadran kualitas hasil. Seharusnya penggunaan indikator kinerja disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kegiatan. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan indikator yang telah disesuaikan dengan jenis kegiatan prioritas penggunaan Dana Desa, pada bidang pelaksanaan pembangunan dan bidang pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menghasilkan indikator pemantauan dan evaluasi penggunaan Dana Desa yang terdiri atas 13 indikator umum dan 11 indikator khusus. Indikator tersebut dirumuskan berdasarkan hasil validasi ahli praktisi dari Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bidang Pemerintahan Desa Kabupaten Sleman serta validasi dari ahli akademisi. Bagaimanapun, indikator ini masih memiliki keterbatasan yang membutuhkan perbaikan melalui penelitian lebih lanjut.
The availability of Village Fund since 2015 further increases the flow of funds to the village. Therefore, this fact must be accompanied with adequate monitoring and evaluation on the utilization of the Village Fund itself. Evaluators require the tools to measure the performance of Village Fund implementation. This study aims to develop the monitoring and evaluation indicators of Village Fund usage in accordance with the economical, efficient, and effective principle (3E) based on the framework of the Friedman Four Quadrants. This study uses developmental research with qualitative methods. Sidoarum Village, with its lowland typology is selected as the object of this study in order to obtain valuable input to the indicators. The measurement result on performance indicator shows that Sidoarum Village utilizes two types of indicators on 24 activities namely the percentage of budget realization in effort quality quadrant and the utilization of the activities result in quality quadrant result. The usage of performance indicators should be adjusted to the characteristics of each activity. Thus, this study offers the indicators that have been adapted to the type of prioritized activities for the utilization of the Village Fund, both in the development and community empowerment fields. This study is able to generate the monitoring and evaluation indicators of the Village Fund, consisting of 13 common indicators and 11 specific indicators. The indicators are formulated based on the results of expert practitioners validation from the Representative of Development and Finance Supervisory Agency of Special Region of Yogyakarta, Sleman Regency Village Government Affairs, as well as the validation of academic experts. However, these indicators still have some limitations on several aspects which need to be improved through further research.
Kata Kunci : Dana Desa, indikator kinerja, Kuadran Friedman, pengembangan.