Laporkan Masalah

PERANCANGAN STRUKTUR ATAS JEMBATAN BALOK PRACETAK PRATEGANG GELAGAR I (Studi Kasus Jembatan Pengganti Jembatan Gantung Kali Gintung Ruas Jalan Bantarbarang � Sumingkir)

BUDI ARIYANTO, Dr. Ir. H. Muslikh, M.Sc., M.Phil.

2017 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPIL

Kerusakan pada jembatan gantung pada ruas jalan Bantarbarang-Sumingkir menyebabkan terbatasnya aksesibilitas menuju Desa Sumingkir. Berdasarkan informasi dari pegawai Departemen Pekerjaan Umum Kabupaten Purbalingga, adanya rencana membangun jembatan beton beton prategang gelagar I sebagai pengganti jembatan lama. Dengan kebutuhan kelancaran aksesibilitas menuju Desa Sumingkir dan sudah adanya rencana alokasi dana untuk pembangunan jembatan, maka perlu adanya perancangan desain jembatan beton prategang untuk dibangun. Perencanaan PCI Girder akan menggunakan program Microsoft Excel dengan desain rancangan yang mengacu pada Pembebanan untuk Jembatan (SNI T-02 2005), Perencanaan Struktur Beton untuk Jembatan (SNI T-12 2004), Perencanaan Struktur Beton Pratekan Untuk Jembatan (021/BM/2011), AASHTO, perhitungan kehilangan prategang dengan menggunakan metode Edward G. Nawy, dan spesifikasi angkur dan tendon menurut perusahaan VSL. Hasil perhitungan didapatkan bahwa pada tengah bentang jembatan PCI girder desain didapat gaya prategang awal 8798 kN, mengalami kehilangan prategang sampai akhir umur rencana 50 tahun sebesar 27% sehingga tersisa tegangan efektif 6439 kN. Kabel prestress pada desain PCI Girder digunakan 3 tendon yang masing-masing terdiri atas 22 kawat jenis uncoated 7 wire super strands ASTM A-416 grade 270. Pada keadaan transfer, balok mengalami lendutan setelah Loss of Prestress sebesar 0,0339 m ke arah atas. Setelah menjadi komposit dengan pelat, balok akan mengalami lendutan terbesar akibat kombinasi 3 sebesar 0,005882 m. Tulangan geser yang digunakan D 13 dengan variasi jarak di daerah tumpuan sampai tengah bentang : 150 mm, 200 mm, dan 500 mm.

Damage to the suspension bridge on the road Bantarbarang-Sumingkir resulting in limited accessibility to Sumingkir village. Based on information from the Purbalingga District Department of Public Works employees, there is a plan to build a prestressed concrete I girder bridge as a replacement for the old bridge. With fluency requirement of accessibility to Sumingkir village and the planned allocation of funds for the bridge's construction , it is necessary to designing the prestressed concrete bridge that is to be built. The disign of PCI Girder will use the Microsoft Excel program with design plan refer to Pembebanan untuk Jembatan (SNI T-02 2005), Perencanaan Struktur Beton untuk Jembatan (SNI T-12 2004), Perencanaan Struktur Beton Pratekan Untuk Jembatan (021/BM/2011), AASHTO, Loss of Prestress calculation with Edward G. Nawy method, and VSL anchorage and tendon specification. The results of calculations found that the middle span of PCI girder bridge design able to given 8798 kN initial prestressing force, prestress loss by 27% so that the remaining effective stress 6439 kN. Tendon on the PCI girder design used 3 tendons, each consisting of 22 types of uncoated 7 wire strands of wire super grade ASTM A-416 grade 270. In the state of the transfer, after the Loss of Prestress at 0, 0339 m upward. After a composite with the plate, the beam will experience the greatest deflection due to load combination 3 for 0. 005882 m. Shear reinforcement used D 13 with a variation of the distance from the pedestal until the middle of the span: 150 mm, 200 mm, and 500 mm.

Kata Kunci : PCI Girder, Prategang Pascatarik, Beton Prategang, Angkur VSL