IDENTIFIKASI KRITERIA PADA PEMILIHAN KONTRAKTOR UNTUK BANGUNAN CAGAR BUDAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
NOVI AYU MUSTIKA N, AGUS NUGROHO, S.T., M.T., Ph.D
2017 | Tugas Akhir | D4 TEKNIK PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR SIPILBangunan cagar budaya merupakan identitas fisik yang menggambarkan keistimewaan Kota Yogyakarta yang perlu dijaga kelestariannya. Penanganan pada bangunan cagar budaya berbeda dengan bangunan pada umumnya, dimana pada bangunan cagar budaya harus mempertahankan nilai sejarah dan budaya dari bangunan tersebut. Pelaksanaan pemugaran dan rehabilitasi bangunan cagar budaya ini harus dilakukan oleh penyedia jasa yang memiliki kompetensi di bidang cagar budaya, sehingga kegiatan pemilihan kontraktor bangunan cagar budaya menjadi bagian yang penting pada proses pengadaan fasilitas fisik bangunan cagar budaya. Kriteria dalam pemilihan kontraktor bangunan cagar budaya ini sesuai dengan Perpres No. 4 Tahun 2015 berdasarkan jenis dokumen yaitu dokumen administrasi, teknis dan harga. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) menjadi pilihan untuk digunakan dalam menentukan kriteria penting yang menjadi prioritas pertimbangan dalam memilih kontraktor bangunan cagar budaya. Responden dalam penelitian ini menggunakan responden ahli (expert) yang berkaitan dengan bangunan cagar budaya yaitu dosen Teknik Sipil, Arsitektur, Arkeologi dan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan data yang diperoleh dan setelah dilakukan analisis didapatkan urutan prioritas berdasarkan jenis dokumen yaitu dokumen teknis (55,8 %), dokumen administrasi (25,4%) dan dokumen harga (18,8 %). Bagian di dalam masing-masing dokumen juga diperoleh skor penilaian dengan skala 1-5 dan dapat diurutkan sebagai berikut, urutan di dalam dokumen teknis yaitu metode pelaksanaan pekerjaan (4,769); tenaga teknis yang terlibat (4,564); jadwal dan jangka waktu pekerjaan (4,15); spesifikasi teknis (4,077); jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah barang dan alat yang digunakan (4,076) dan bagian pekerjaan yang disubkontrakan (3,974). Urutan di dalam dokumen administrasi yaitu surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi dengan bobot penilaian (4,23) dan surat penawaran yang berisi tanggal dan masa berlaku penawaran (4,153). Urutan di dalam dokumen harga yaitu rincian harga penawaran/daftar kuantitas dan harga (4,256); surat penawaran harga (4,026); formulir rekapitulasi perhitungan tingkat komponen dalam negeri untuk preferensi harga (3,923) dan dokumen lain yang dipersyaratkan (3,667).
Heritage buildings are a physical identity that describes the pecularity of Yogyakarta. These need to be preserved. Handling the heritage buildings are different with general buildings. Because the heritage buildings must maintain the historical and cultural value of the building. The implementation of the restoration and rehabilitation of heritage building must be done by contractor who have competence in the cultural heritage. Therefore, the selection of contractor building activities of cultural heritage becomes an important element in the supplying process of physical facilities of cultural heritage building. The criteria in the selection of a contractor building cultural heritage agree with Peraturan Presiden No. 4 Tahun 2015 that is based on the type of document that document of administrative, technical and price. Analytical Hierarchy Process (AHP) Methods become an option to be used in determining the important criteria and a priority consideration in choosing a contractor of heritage buildings. Respondent in this study used expert respondent that related to heritage buildings. They are faculty of Civil Engineering, Architecture, Archaeology and Cultural Office Yogyakarta. Based on obtained and after analysed data, the research reveals the rating of priority based on the types of document, that are technical document (55.8%), administrative document (25.4%) and document price (18.8%). Sections in each document were given scale between 1 until 5 and can be sorted; the rank of technical document are job execution method (4,769); power technicalities involved (4.564); schedule and duration of employment (4.15); technical specifications (4.077); type, capacity, composition, quantity of item and tool used (4,076) and part of the job are subcontracted (3,974). The rank of administrative documents are the letter of partnership agreement / Joint Operation (4,23) and the offer letter is containing the expiration date of the offer (4.153). The rank of document price are details the offer price/ quantity list and price (4.256); the letter of bid price (4.026); form recapitulation domestic component level calculation for the price preference (3.923) and the other documents required (3.667).
Kata Kunci : bangunan cagar budaya, prioritas, pemilihan kontraktor, metode AHP/cultural heritage, prioritiy, selection of contractor, AHP