Laporkan Masalah

ANALISIS PERBANDINGAN KETIMPANGAN PEMBANGUNAN WILAYAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI D.I.YOGYAKARTA

MOCHAMMAD FACHRIL B., Dra. Ike Yuli Andjani, M.Si

2017 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SV

Pembangunan ekonomi pada hakekatnya bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperluas lapangan kerja, meratakan distribusi pendapatan masyarakat, dan meningkatkan hubungan ekonomi regional. Dalam proses pembangunan ada daerah yang melimpah sumber daya alamnya tetapi kurang dalam sumber daya manusia, namun ada daerah yang sebaliknya, kurang dalam hal sumber daya alamnya tapi melimpah dalam sumber daya manusia, baik secara kualitas maupun kuantitas. Keadaan ini selanjutnya menyebabkan perbedaan dalam perkembangan pembangunan yang mengakibatkan tingkat pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan kesejahteraan di masing-masing daerah. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah:1) mengidentifikasi pola pertumbuhan ekonomi, dan 2) menganalisis tingkat ketimpangan regional antar Kabupaten/Kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tujuan pertama dianalisis dengan Analisis Tipologi Klassen, untuk tujuan kedua digunakan analisis Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil. Data yang digunakan adalah PDRB dan PDRB per Kapita berdasarkan harga konstan,serta data jumlah penduduk Kabupaten/Kota Provinsi DIY. Hasil penelitian dengan analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa kategori daerah maju dan cepat tumbuh adalah Kota Yogyakarta, sedangkan daerah yang relatif tertinggal adalah Kabupaten Kulonprogo dan Gunungkidul, sisanya yaitu Kabupaten Bantul dan Sleman masuk pada kategori berkembang cepat. Analisis ketimpangan dari angka Indeks Williamson pada tahun 2005 sebesar 0,387 persen ke tahun 2015 sebesar 0,461 persen. angka tersebut menunjukkan pola yang semakin meningkat. hasil dari analisis indeks Entropi Theil dari tahun 2005-2015 menunjukkan nilai yang semakin menjauh dari angka nol, dari 0,41 persen tahun 2005 menjadi 0,79 persen di tahun 2015. Hal ini berarti terjadi ketimpangan yang semakin besar antar Kabupaten/Kota di provinsi DIY. Hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan pada Kabupaten/kota di Provinsi DIY tidak merata.

Economic development is essentially aimed to improve people's lives, expanding employment, leveling the distribution of public revenues, and improving regional economic ties. In the development process there is an abundant area in natural resources but lacking in human resources, but there are areas that otherwise, lacking in natural resources but abundant in human resources, both in quality and quantity. This situation in turn causes a difference in the development level of development resulting in economic growth and welfare inequality in each region. The purpose of this final project are: 1) identifying the pattern of economic growth, and 2) to analyze the level of regional inequality between districts / municipalities in the province of Yogyakarta (DIY). The first objective was analyzed by analysis Typology Klassen, for the purpose of analysis is used both of Williamson index and Theil Entropy Index. The data used are GDP and GDP per capita based on constant price, and the data on the number of people in the Regency / City DIY. The results of Klassen Typology analysis shows that the category of advanced and fast-growing area is the city of Yogyakarta, while regions that are lagging behind is the Kulon Progo Regency and Gunung Kidul, the remaining districts of Bantul and Sleman enter the fast growing category. Analysis of the inequality of numbers Williamson index in 2005 was 0.387 percent for 2015 amounted to 0.461 percent. The figures show an increasing pattern. the results of the analysis of entropy Theil index of years 2005-2015 shows that the value of getting away from zero, from 0.41 percent in 2005 to 0.79 percent in 2015. This means there is a greater disparity between districts / municipalities in the province DIY. It shows that the construction of the district / city in the province is uneven.

Kata Kunci : Economic growth, Typology Klassen, the level of inequality, Williamson index, Theil Entropy Index

  1. D3-2017-338114-abstract.pdf  
  2. D3-2017-338114-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-338114-title.pdf