Laporkan Masalah

Indirect Refusal Strategies in The Fifty Shades Trilogy

BUNGA AYU AMALIA, Dr. Tofan Dwi Hardjanto, M.A.

2017 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRIS

Tindak tutur penolakan sering ditemui dalam percakapan sehari-hari. Penolakan digunakan ketika seseorang tidak dapat memenuhi undangan, tawaran, permintaan, atau saran dari lawan bicaranya. Seseorang dapat memilih apakah akan mengekspresikan penolakan secara langsung, yang dapat diidentifikasi dengan kata 'tidak' lugas atau secara tidak langsung, yang mengaplikasikan beberapa strategi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi penolakan yang ditemukan dalam novel trilogi Fifty Shades oleh E.L. James, dan mengklasifikasikannya menurut tingkat ketidaklangsungan menggunakan 12 strategi yang diusulkan oleh J. Cesar Felix-Brasdefer (2008). Setelah proses analisis dan identifikasi, dari 100 ujaran penolakan yang ditemukan, sebanyak 11 strategi diaplikasikan (karena salah satu strategi tidak ditemukan) dan kombinasi strategi, yang mana dua atau tiga strategi dikombinasikan untuk memperkuat alasan penolakan. Strategi yang paling sering diaplikasikan adalah penyampaian alasan/penjelasan (23 ujaran), diikuti oleh kombinasi strategi (18 ujaran), penolakan halus (15 ujaran), jawaban tak tentu (10 ujaran), penawaran alternatif (8 ujaran), penundaan penolakan (7 ujaran), persiapan penolakan (6 ujaran), permohonan maaf/penyesalan (3 ujaran), permintaan untuk informasi tambahan (3 ujaran), pengandaian (3 ujaran), pengulangan dari sebagian wacana sebelumnya (2 ujaran), dan janji untuk memenuhi (2 ujaran).

The speech act of refusal can often be found in everyday conversation. A refusal is used when a speaker is unable to fulfill her interlocutor's invitation, offer, request, or suggestion. A speaker can choose whether to express the refusal directly, which can be identified with straightforward 'no' or indirectly, which is employing some strategies. The objectives of this study is to identify the refusal strategies found in the Fifty Shades Trilogy novels by E.L. James, and classify them according to the degree of indirectness using the 12 strategies proposed by J. Cesar Felix-Brasdefer (2008). After the analysis and identification, out of 100 refusal utterance are found in the novels, employing 11 strategies (because one strategy is not found) and the combination of strategies, where two or three strategies are being combined to strengthen the reason of refusals. The most common strategy is reason/explanation (23 utterances), followed by the combination of strategies (18 utterances), mitigated refusal (15 utterances), indefinite reply (10 utterances), alternative (8 utterances), postponement (7 utterances), preparator (6 utterances), apology/regret (3 utterances), request for additional information (3 utterances), wish (3 utterances), repetition of part of previous discourse (2 utterances), and promise to comply (2 utterances).

Kata Kunci : Speech Act, Refusal Strategy, Indirect Continuum (Tindak Tutur, Strategi Penolakan, Kontinum Tidak Langsung)