KONFLIK KEBIJAKAN PROYEK PEMBANGUNAN BANDARA DI KABUPATEN KULON PROGO
NICO RISTA SANDY, Dr. Bevaola Kusumasari
2017 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)INTISARI Konflik Kebijakan Proyek Pembangunan Bandara di Kabupaten Kulon Progo Oleh: Nico Rista Sandy Penelitian ini mendeskripsikan kasus-kasus konflik yang terjadi pada kebijakan pembangunan bandara di Kabupaten Kulon Progo khususnya dari awal perumusan kebijakan hingga proses pembebasan lahan pembangunan bandara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab konflik pada kebijakan pembangunan bandara di Kabupaten Kulon Progo Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif deskriptif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah lokasi pembangunan bandara di Kabupaten Kulon Progo tepatnya di Desa terdampak yaitu, Desa Jangkaran, Desa Sindutan, Desa Palihan, Desa Glagah, dan Desa Kebon Rejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan beberapa narasumber utama, yaitu Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi DIY, Kepala Sub Bagian Tata Pemerintahan Umum Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo, perwakilan PT Angkasa Pura I Yogyakarta, perwakilan LBH Yogyakarta, perwakilan Walhi Yogyakarta, masyarakat pro, dan masyarakat kontra bandara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konflik yang terjadi antara pemerintah dan masyarakat terdampak kebijakan pembangunan bandara terjadi karena faktor-faktor perebutan sumberdaya (masalah resources) antara pemerintah dan masyarakat, perbedaan kepentingan dan kebutuhan baik antar pemerintah dengan masyarakat maupun antar masyarakat sendiri, perbedaan nilai antara pemerintah dan masyarakat, adanya permasalahan informasi dan komunikasi baik antara pemerintah dan masyarakat maupun antar masyarakat, dan adanya permasalahan dalam hubungan antar individu yakni masyarakat.
ABSTRACT Conflict on Airports Development Project Policy in Kulon Progo Regency By: Nico Rista Sandy This study describes the cases of conflict on airports development project policy in Kulon Progo Regency, especially from the beginning of the policy formulation process until the process of land acquisition to construction of the airport. The purpose of this study was to determine the factors that cause conflict in the airports development project policy in Kulon Progo Regency. This research is a qualitative descriptive study. Objects that are examined in this study is the construction site of the airport in Kulon Progo, in the affected villages, namely, Jangkaran Village, Village Sindutan, Palihan Village, Village Glagah, and Kebon Rejo. Data collection techniques used were interviews with key informants, namely the Head of the Infrastructure Planning and Regional Development of Yogyakarta Province, Head of Sub Division of General Government Administration Section of Public Administration of the Regional Secretariat of Kulon Progo, representatives of PT Angkasa Pura I Yogyakarta LBH Yogyakarta representatives, representatives of WALHI Yogyakarta, and the pros and cons of the airport community. Results from this study Showed that the conflict between the government and the affected communities on the airports development project policy occur due to factors seizure of resources (a matter of resources) between the government and society, the different interests and needs between intergovernmental and the community as well as Among the society Themselves, the difference in value between government and society, the problem of information and communication between the government and the public as well as Among the public, and their individual problems in the relationship between the communities.
Kata Kunci : Kata kunci : Konflik, kebijakan, bandara / Keyword: Conflict, Policy, Airports