EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GIZI DENGAN METODE DONGENG TERHADAP PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR
ANINDYA AYU K, Diah Wulandari, M.Keb ; Drs. Zulaela, Dipl.Med.Stats., M.Si
2017 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SVGizi merupakan salah satu faktor penentu kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Kurangnya pengetahuan tentang makanan yang bergizi dapat menyebabkan kekurangan gizi pada anak-anak yang akan berdampak pada penurunan prestasi belajar di sekolah. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan gizi adalah melalui pembelajaran gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari metode pembelajaran yang efektif terhadap pengetahuan gizi seimbang siswa-siswi sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan penelitian pretest and posttest with control group design. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini 66 orang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok perlakuan (dongeng) dan kelompok kontrol (ceramah). Alat ukur penelitian menggunakan kuisioner. Paired sampel t-test dan independent sampel t-test digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Lima puluh satu persen diantara 33 siswa dalam kelompok dongeng laki-laki, begitu juga dalam kelompok ceramah. Terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan gizi seimbang setelah diberi perlakuan pada kelompok dongeng sebesar 20,40 pada kelompok ceramah 8,48 (p<0,05). Selain itu, terdapat rata-rata peningkatan skor pengetahuan yang lebih tinggi pada kelompok dongeng dibandingkan dengan kelompok ceramah (p=0,003). Pembelajaran gizi seimbang pada siswa-siswi SD dengan metode dongeng lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah. Kata kunci: metode dongeng, gizi seimbang
Nutrition is one of the determinants of the quality of human resources in a nation. Lack of knowledge about nutrition foods can lead to malnutrition in children. It will impact on the learning achievement at school. One of effort to improve the knowledge about nutrition is through learning. The purpose of this study was to find an effective learning method of balance nutrition in elementary students. This research used quasi experimental research design with pretest and posttest control group design. The sampling technique used was simple random sampling. The number of sample in this study was 66 people that divided into two groups, the treatment group (fairytale) and control groups (lecture). The measuring instrument in this research used questionnaires. Paired sample t-test and independent samples t-test was used to analyze the data in this study. Fifty-one percent among 33 students in the fairytale group is male, as well as in the lecture group. There is an increasing on the average score of knowledge about balance nutrition after being treated at the fabled group, that is 20.40 and in the lecture group is 8.48 (p <0.05). In addition, the average score of knowledge in the fairytale group was higher than the lecture group (p = 0.003). Learning process of balance nutrition in elementary school students with fairytale method is more effective than lecture method. Keywords: fairytale method, balanced nutrition
Kata Kunci : Keywords: fairytale method, balanced nutrition