Laporkan Masalah

PENENTUAN BASELINE PEMAKAIAN ENERGI DTETI UGM DALAM RANGKA IMPLEMENTASI SMART BUILDING

RISYA YOGA SURYAWAN, Sarjiya, S.T., M.T., Ph. D.; Avrin Nur Widiastuti S.T., M.Eng.

2017 | Skripsi | S1 TEKNIK ELEKTRO

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (DTETI UGM) sebagai salah satu instansi pendidikan di Yogyakarta berencana menerapkan konsep smart building. Langkah awal yang dilakukan adalah menentukan baseline dari pemakaian energi di gedung DTETI melalui audit energi. Baseline energi merupakan suatu persamaan linier sederhana yang menggambarkan hubungan tingkat produksi yang dalam hal ini merupakan jumlah kegiatan belajar mengajar yang dilakukan terhadap energi yang dibutuhkan. Dalam rangka menentukan baseline perlu diketahui pemakaian energi di gedung DTETI pada kondisi peak load (full load) dan low load, sehingga perlu dilakukan pengukuran pada beberapa titik beban dan panel. Data hasil pengamatan dan pengukuran akan digunakan sebagai dasar penentuan baseline pemakaian energi gedung DTETI UGM tersebut. Selain itu data pemakaian energi di gedung DTETI pada waktu lampau juga diperhitungkan dalam penentuan baseline pemakaian energi. Baseline yang didapatkan digunakan sebagai acuan pemakaian energi pada gedung sebelum implementasi konsep smart building. Dari penelitian ini dapat diketahui baseline pemakaian energi gedung DTETI UGM yaitu perbandingan antara segala kegiatan yang menunjang kegiatan belajar mengajar sivitas akademika dengan konsumsi energi yang dilakukan, potensi penghematan energi, dan perbandingan pemakaian energi sebelum dan sesudah implementasi konsep smart building, serta dapat mengidentifikasi ruang dan peralatan listrik yang tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi energi listrik gedung DTETI UGM pada tahun 2015 adalah 34.900 kWh, dengan nilai rata-rata IKE sebesar 9.395 kWh/m2. Nilai tersebut naik dari rata-rata IKE pada tahun 2014. Nilai IKE hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DTETI telah menggunakan energi listrik secara hemat dan efisien. Selain itu, pengukuran penggunaan daya gedung DTETI UGM dalam satu minggu menunjukkan nilai rerata 49235 Watt dengan faktor beban 0.34. Pengukuran penggunaan daya gedung DTETI UGM dalam 1 minggu menunjukkan nilai rerata 49235 Watt dengan faktor beban 0.34. Pada hari kerja pemakaian daya listrik gedung nilai reratanya 60.935 Watt dengan faktor beban 0.42. Penggunaan daya listrik pada hari kerja nilainya relatif lebih tinggi dibanding pemakaian energi ketika hari libur (weekend). Pada saat weekend penggunaan daya listrik gedung nilainya 19.984 Watt dengan faktor beban 0.14. Hal tersebut dikarenakan lebih banyak ruangan yang tidak terpakai peralatan sistem pencahayaan dan tata udaranya ketika weekend. Sistem pencahayaan dan sistem tata udara pada DTETI menunjukkan terdapat ruangan-ruangan yang belum memenuhi SNI sehingga perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan standar melalui penggantian perangkat dan juga perancangan ulang sistem.

Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (DTETI UGM) as one of educational institution in Yogyakarta is planning to apply the smart building concept. The first step is determine the baseline of energy consumption of DTETI building through energy audit. The baseline, as the results of this research, will be used as an energy usage reference on the building before the implementation of smart building concept. This research is expected to show the energy consumption baseline of DTETI UGM building that include the comparison between all of activity that supporting the teaching and learning activity of academicians with the total of energy consumption, the potential of energy savings, and the comparison between the energy usage before the implementation of smart building concept and after the implementation of this concept. This research also expected to identify all rooms and electric equipment in this building that isn’t qualified with Indonesian National Standard (SNI). This research shows that the average consumption of electrical energy on DTETI UGM building on 2015 is 34.900 kWh, with the amount of energy consumptions index (IKE) average 9.395 kWh/m2. That value isn’t increasing compared by the average of IKE on 2014. IKE trend on 12 months shows that DTETI UGM building categorized as efficient criteria, especially on January, March, April, May, June, September, October, November, and December. The overall IKE result shows that DTETI building already use electrical energy sparingly and efficiently. The measurement of energy usage of DTETI UGM in 1 week, shows that the average amount of energy is 49.235 Watt with the weekdays usage is higher than weekends usage. The lighting system and air conditioning unit system in DTETI building shows that there are rooms that not qualified to Indonesian National Standard (SNI) and need to be improved according to SNI, through device replacement and redesign the system.

Kata Kunci : Smart building, energy audits, energy management, energy conservation, efficient, IKE, baseline, load factor