PENGARUH TINGKAT KEMISKINAN, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN ALOKASI APBD BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA, 2011-2015
RISANDA ALIRASTRA BUDIANTORO, A. Tony Prasetiantono, Ph.D.
2017 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPembangunan manusia adalah suatu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi yang menempatkan manusia sebagai tujuan akhir dari pembangunan, bukan alat dari pembangunan. Sebagai sasaran pembangunan, manusia perlu diberdayakan dalam kegiatan-kegiatan produktif dengan menitikberatkan pada peningkatan kemampuan dasar manusia. Untuk mengukur keberhasilan pembangunan manusia dapat dilihat dari tiga tolok ukur, yaitu kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan alokasi APBD dalam bidang pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan metode fixed effect. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 33 provinsi di Indonesia dalam kurun waktu 2011-2015. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM di Indonesia, maka menurunnya tingkat kemiskinan akan meningkatkan IPM di Indonesia. Kemudian, variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IPM di Indonesia, hal ini terjadi karena tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia rendah dan belum berkualitas. Sehingga peningkatan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap IPM. Untuk alokasi APBD dalam bidang pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM di Indonesia, yang berarti ketika alokasi APBD dalam bidang pendidikan meningkat maka IPM akan meningkat. Sementara itu, alokasi APBD dalam bidang kesehatan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM di Indonesia yang berarti ketika alokasi APBD dalam bidang kesehatan meningkat maka IPM akan meningkat. Dari hasil tersebut sebaiknya pemerintah melakukan upaya pengurangan tingkat kemiskinan melalui pro poor fiscal policy dalam rangka penyediaan kapasitas dasar seperti pendidikan dan kesehatan minimal memenuhi amanat konstitusi. Selain itu, pemerintah perlu menciptakan pertumbuhan ekonomi tinggi yang berkualitas dan merata dalam lingkup regional melalui peningkatan investasi riil.
Human development is an indicator of the successfull economic development which puts peoples become the ultimate goal of development, not a tool of development. As an object of development, peoples are empowered to involve in productive activities by focusing in enchancement of the basic human skills. To measure the successfull of human development, three criterias i.e health, education and economic well-being of society. This study is aimed to analyzed the impact of variables of poverty, growth, allocation of government expenditure on education and health to Human Development Index in Indonesia. In analyzing this research, the writer applied multiple panel data regression with fixed effect model. For the purpose of analysis, secondary data from 33 provinces in Indonesia for period between 2011-2015 are used. The result of this study indicates that the variable of poverty has positive and significant effect on Human Development Index in Indonesia, therefore, the decline in poverty rate will increase HDI in Indonesia. The economic growth has a positive but not significant on HDI in Indonesia, this happens because Indonesia's economic growth rate is low and does not quality. So that an increase in economic growth every year shows no significant effect to HDI. Allocation of government expenditure on education has positive and significant on human development index in Indonesia, which means when the allocation of government expenditure on education increases, the HDI will increase as well. Allocation of government expenditure on health has positive and significant on HDI in Indonesia, which means when the allocation of government expenditure on health increases, the HDI will increase as well too. From these results, the government should undertake efforts to reduce poverty through pro-poor fiscal policy in order to provide basic capacities such as education and health of at least fulfill the constitutional mandate. In addition, governments need to create high-quality and equitable economic growth within the scope of the region through an increase in real investment.
Kata Kunci : Alokasi APBD bidang Pendidikan dan Kesehatan, Indeks Pembangunan Manusia, Kemiskinan, dan Pertumbuhan Ekonomi