Laporkan Masalah

ANALISIS DEBIT SUSPENSI PADA MODEL DAS MIKRO WATUGEDE, KECAMATAN GEDANGSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA

ANDY PRAKOSO, Prasetyo Nugroho, S.Hut., M.Sc

2017 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SV

Pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) memerlukan data hidrologi, berupa kuantitas air, kualitas air, dan sedimentasi. Sedimentasi dapat dideteksi dengan pengeluaran suspensi. Kajian mengenai muatan suspensi mempunyai arti penting dalam pengembangan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), salah satunya yaitu MDM Watugede. MDM Watugede terdiri dari 7 tipe penutupan lahan dengan didominasi oleh tegalan (76,284%), Sawah pTadah Hujan (10,150%), dan Belukar/Semak (6,499%) (RPM DAS Mikro Watugede, 2014). Pengelolaan lahan perkebunan dan pertanian yang lebih intensif dapat menyebabkan kerusakan atau gangguan pada air dan tanah, yaitu bertambah tingginya sedimentasi dan meningkatnya erosi. Untuk itu perlu dilakukan pengamatan debit dan erosi dengan kurva muatan suspensi aliran. Penelitian dilakukan di kawasan MDM Watugede, Kecamatan Gedangsari dan Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pengamatan dan pengukuran yang dilakukan yaitu pengambilan data hujan menggunakan ARR (merek HOBO), pengamatan tinggi muka air menggunakan AWLR (merek HOBO), pengukuran suspensi menggunakan Suspended Sampler, pengukuran vegetasi menggunakan GPS, Talley Sheet. Sedangkan olah data dengan software Microsoft Excel 2013, Arc View GIS, SE-xi FS, Sigma Plot, dan SPSS. Hasil pegukuran dan pengamatan menunjukkan adanya berbagai penutupan lahan berupa tegakan jati, hutan campur, tegalan, dan sawah tadah hujan. Selain itu diperoleh nilai persamaan hubungan debit aliran dan debit suspensi pada saat aliran naik yaitu Qs = 2,6623(Q) 1.2146 dengan kefisien determinasi (R 2 ) = 0,9163, saat aliran turun Qs = 0,5998(Q) 1,6051 dengan koefisien determinasi = 0,8184 dan suspensi rata-rata Qs = 0,5126(Q) 2,0523 dengan koefisien determinasi (R 2 ) = 0,8231. Total suspensi selama penelitian dari bulan Januari sampai Maret yaitu 52,83 ton/ha/52 hari dengan total tebal hujan sebesar 835,1 mm/52 hari.

Pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) memerlukan data hidrologi, berupa kuantitas air, kualitas air, dan sedimentasi. Sedimentasi dapat dideteksi dengan pengeluaran suspensi. Kajian mengenai muatan suspensi mempunyai arti penting dalam pengembangan dan pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), salah satunya yaitu MDM Watugede. MDM Watugede terdiri dari 7 tipe penutupan lahan dengan didominasi oleh tegalan (76,284%), Sawah pTadah Hujan (10,150%), dan Belukar/Semak (6,499%) (RPM DAS Mikro Watugede, 2014). Pengelolaan lahan perkebunan dan pertanian yang lebih intensif dapat menyebabkan kerusakan atau gangguan pada air dan tanah, yaitu bertambah tingginya sedimentasi dan meningkatnya erosi. Untuk itu perlu dilakukan pengamatan debit dan erosi dengan kurva muatan suspensi aliran. Penelitian dilakukan di kawasan MDM Watugede, Kecamatan Gedangsari dan Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Pengamatan dan pengukuran yang dilakukan yaitu pengambilan data hujan menggunakan ARR (merek HOBO), pengamatan tinggi muka air menggunakan AWLR (merek HOBO), pengukuran suspensi menggunakan Suspended Sampler, pengukuran vegetasi menggunakan GPS, Talley Sheet. Sedangkan olah data dengan software Microsoft Excel 2013, Arc View GIS, SE-xi FS, Sigma Plot, dan SPSS. Hasil pegukuran dan pengamatan menunjukkan adanya berbagai penutupan lahan berupa tegakan jati, hutan campur, tegalan, dan sawah tadah hujan. Selain itu diperoleh nilai persamaan hubungan debit aliran dan debit suspensi pada saat aliran naik yaitu Qs = 2,6623(Q) 1.2146 dengan kefisien determinasi (R 2 ) = 0,9163, saat aliran turun Qs = 0,5998(Q) 1,6051 dengan koefisien determinasi = 0,8184 dan suspensi rata-rata Qs = 0,5126(Q) 2,0523 dengan koefisien determinasi (R 2 ) = 0,8231. Total suspensi selama penelitian dari bulan Januari sampai Maret yaitu 52,83 ton/ha/52 hari dengan total tebal hujan sebesar 835,1 mm/52 hari.

Kata Kunci : Daerah Aliran Sungai, MDM Watugede, Penutupan Lahan, Debit Aliran, Debit Suspensi. /Watershed, MDM Watugede, Land Cover, Water Discharge, Suspended Discharge

  1. D3-2017-332060-abstract.pdf  
  2. D3-2017-332060-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-332060-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-332060-title.pdf