GLOBAL HEALTH GOVERNANCE DAN EPIDEMI DI NEGARA DUNIA KETIGA: STUDI KASUS EPIDEMI EBOLA DI AFRIKA BARAT (2013-2016)
RIZKY ALIF ALVIAN, Drs. Muhadi Sugiono, M.A.
2017 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALPenelitian ini menunjukkan bahwa respon global terhadap epidemi Ebola dilatari oleh setidaknya dua rasionalitas. Rasionalitas kemanusiaan dan keamanan memiliki setidaknya dua perbedaan mendasar. Pertama, rasionalitas kemanusiaan memahami epidemi Ebola sebagai permasalahan yang mengancam kelangsungan hidup masyarakat Afrika Barat. Sementara itu, aktor yang berangkat dari rasionalitas keamanan memahami epidemi Ebola sebagai sesuatu yang mengancam kehidupan dirinya sendiri. Kedua, bagi rasionalitas kemanusiaan, tiap aktor mengemban tugas untuk meresikokan dirinya demi menyelamatkan kehidupan masyarakat terdampak. Sedangkan bagi rasionalitas keamanan, tugas aktor adalah menetralisasi ancaman epidemi sehingga aktor tersebut tidak lagi terancam oleh epidemi Ebola. Dalam memberikan respon terhadap epidemi Ebola, kedua rasionalitas ini saling memperkuat satu sama lain. Meski keduanya memiliki perbedaan pandangan yang signifikan serta menempatkan epidemi Ebola secara berbeda, titik temu di antara keduanya melahirkan sejumlah strategi kunci dalam respon global terhadap epidemi Ebola di Afrika Barat.
This research attempts to show that global response toward Ebola epidemics is animated by two different rationalities. Humanitarian rationality and securitarian rationality possess, at least, two significant differences. First, humanitarian rationality understand Ebola epidemic as a problem which poses significant threat toward the survival of West African people. On the other hand, securitarian rationality understands Ebola epidemics as a problem threatening actors survival. Second, in humanitarian perspective, it is actors task to risk their own lives in order to save the life of affected population while in securitarian perspective, actors main task is to neutralize the threat posed by epidemics. Despite of their differences, these two rationalities reinforce each other and shape several key strategies of global response toward Ebola epidemic in West Africa.
Kata Kunci : Epidemi, Global Health Governance, Rasionalitas Kemanusiaan, Rasionalitas Keamanan