Analisis Pengaruh Sikap, Norma Subyektif dan Kontrol Perilaku Terhadap Intensi Partisipasi Aktif Anggota Koperasi (Studi Pada Koperasi Mitra Pameungkeut Asih Tasikmalaya {Kompa})
SUSI APRIYANTI, Drs. Bambang Sunaryo, M.Sc
2017 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Koperasi merupakan lembaga ekonomi kerakyatan yang memiliki potensi besar dalam memajukan perekonomian Indonesia. Sayangnya, masih banyak permasalahan yang dialami oleh lembaga koperasi saat ini. Untuk menelusuri permasalahan tersebut salah satunya dengan melihat partisipasi anggota pada koperasi. Partisipasi anggota yang efektif dipengaruhi oleh kompetensi dan niat yang memadai dari para anggotanya. Berdasarkan pada teori perilaku terencana, niat atau intensi dipengaruhi oleh tiga variabel yaitu sikap terhadap perilaku, norma subyektif, dan kontrol perilaku. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap, norma subyektif dan kontrol perilaku terhadap intensi partisipasi aktif anggota koperasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan mix method dengan metode pengambilan data menggunakan kuesioner, wawancara serta observasi. Sampling dilakukan dengan menggunakan teknik probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 94 orang yang merupakan anggota Koperasi Kompa. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 16. Hasil analisis menunjukkan bahwa sikap, norma subyektif dan kontrol perilaku secara bersama-sama maupun parsial berpengaruh signifikan terhadap intensi partisipasi aktif anggota koperasi. Sikap terhadap perilaku partisipasi aktif yang terbentuk berasal dari proses kognitif melalui pengalaman langsung dan pengalaman tidak langsung yang dialami oleh anggota. Norma subyektif yang terbentuk berkaitan dengan norma yang ada pada lingkungan anggota. Serta terdapat sembilan sumber yang dipersepsikan dapat mempermudah atau menghambat partisipasi anggota pada koperasi yaitu 1) peningkatan atau penurunan penghasilan anggota, 2) tingkat kebutuhan rumah tangga anggota yang harus dipenuhi, 3) kualitas pelayanan pada koperasi, 4) peraturan yang tidak kaku dan tidak memberatkan anggota, 5) jenis simpanan dan pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan anggota, 6) program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan anggota, 7) adanya dukungan dari orang terdekat, 8) waktu luang yang dimiliki anggota, 9) pemberian uang transportasi dan uang saku pada suatu kegiatan.
Cooperative is a democratic economy institute that has a great potential to improve Indonesian economy. Unfortunately, there are still many problems faced by the cooperative institutions today. To explore these issue, we can see it through the participation of members of the cooperative. Effective participation of the members affected by the competence and adequate intention of its members. Based on the theory of planned behavior, intention is influenced by three variables. There are attitude toward the behavior, subjective norms and perceive behavior control. So, this research aimed to investiage the effect of attitude, subjective norm, and perceive behavioral control on the active participation of members of the cooperative intentions. This research was conducted using a mixed method approach with questionnaires, interviews and observation as data collecting methods. Survey used purposive sampling method with 94 respondents. Data analysis used multiple linear regression analysis with SPSS 16. The result of this Research shows that attitude, subjective norms and perceive behavioral control simultanly and partially has significant effect on the active participation of members of the cooperative intention. Attitudes toward the active participation behavior formed by cognitive processes through direct experience and indirect experienced by members. Subjective norm formed by the existing norms in the environment. And there are nine sources that are able to support or inhibit the participation of members of the cooperative. There are, 1) the increasing or decreasing income of members, 2) the level of members household, 3) quality of cooperative services, 4) regulations that are not rigid and not burdening members, 5) type of deposits and borrowings in accordance with the needs of members, 6) training programs that suit the needs of members, 7) the support from nearest people, 8) leisure time owned by members, 9 ) giving money transport and pocket money on an activity.
Kata Kunci : Sikap, Norma Subyektif, Kontrol Perilaku, Intensi Partisipasi Aktif Anggota Koperasi.