Laporkan Masalah

PERHITUNGAN FAKTOR EKSPLOITASI DAN LIMBAH PEMANENAN DI IUPHHK HA PT. JATI DHARMA INDAH PLYWOOD INDUSTRIES

R FATYA KRESNAWAN, Wiyono, S.Hut.,M.Si.

2017 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN SV

Pemanenan adalah kegiatan dalam pengelolaan hutan yang banyak menghasilkan limbah. Banyaknya limbah tersebut akan berpengaruh terhadap produksi, keuntungan perusahaan dan kerusakan lingkungan. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan perhitungan besarnya limbah untuk mengetahui efektifitas kegiatan pemanenan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi limbah hasil pemanenan kayu dilokasi penebangan untuk mengetahui nilai faktor eksploitasi (Fe) kegiatan pemanenan kayu dan mengevaluasi nilai Fe pada kegiatan pemanenan kayu di PT. Jati Dharma Indah Plywood Industries. Pengukuran volume log yang menjadi limbah dan diharapkan dapat dimanfaatkan diperoleh dengan cara mengukur panjang log, diameter ujung dan diameter pangkal log. Pengukuran panjang log yang dijadikan limbah pemanenan pada lokasi penebangan dilakukan untuk semua log yang terbuang. Sedangkan perhitungan faktor eksploitasi yang digunakan adalah dengan pendekatan persen limbah. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui perbedaan hasil antara tebangan konvensional dengan tebangan Reduced Impact Logging dilakukan dengan uji analisis Independent T Test. Hasil penelitian menunjukkan besarnya potensi limbah pemanenan pada petak tebangan konvensional dengan kelerengan 0-15% adalah sebesar 15,92% dan 13,07% untuk petak tebangan Reduced Impact Logging dengan kelerengan 15-30%, dengan rata-rata 14,45% dari seluruh lokasi tebangan yang digunakan untuk pengambilan sampel. Besarnya faktor eksploitasi berdasarkan pendekatan persen limbah yang didapat adalah sebesar 0,84 untuk petak tebangan konvensional dan 0,87 untuk petak tebangan Reduced Impact Logging, dengan rata-rata faktor eksploitasi sebesar 0,86.

Logging in forest management activities is one of the activities which produce enormous amount of waste. Those amounts will affect the production, profit gained and environment. According to the effects, the calculation of waste amount produced is required to determine the effectivity of logging activities. This research done to knowing the waste potential from logging in logging plots to acknowledge the value of the exploitation factor, the logging activity and evaluating the exploitation factor value in the logging activity done by Jati Dharma Indah Plywood Industries. The measurement of the log waste volume of waste which is expected to be utilized is obtained by measuring the length, the diameter of the tip and the base of the log. Length measurements were done to all wasted log which harvested at the logging site. While the exploitation factor calculation approach used is waste percentage approach. The data analysis used to acknowledge the result differences between conventional logging and Reduced Impact Logging is Independent T Test. The research results showing the enormous amount potential of logging waste in conventional logging plots with 0-15% slope which is 15,92% and 13,07% for Reduced Impact Logging plots with 15-30% slope, with an average of 14,45% of all logging locations used for sampling. This enormously amounts of the exploitation factor which based on waste percentage approach is 0,84% for the conventional logging plots and 0,87% for Reduced Impact Logging plots, with an average of exploitation factor of 0,86%.

Kata Kunci : Limbah pemanenan, Faktor eksploitasi, Logging waste, Exploitation factor

  1. D3-2017-355459-abstract.pdf  
  2. D3-2017-355459-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-355459-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-355459-title.pdf