DINAMIKA DERADIKALISASI SEBAGAI LANGKAH PENANGANAN TERORISME DI INDONESIA TAHUN 2010-2014
FRANZ ADITYATAMA, Dr. Maharani Hapsari, M.A.
2016 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALTerorisme sebagai suatu isu kontemporer dalam Hubungan Internasional (HI) merupakan ancaman di bidang keamanan bagi negara selaku aktor internasional. Indonesia merupakan salah satu dari berbagai negara di dunia yang telah mengalami aksi terorisme berulangkali, dimana aksi terorisme tersebut memakan korban jiwa dan kerugian yang tidak sedikit. Dalam rangka menanggulangi terorisme dan akar penyebabnya, yaitu ideologi radikal dengan kekerasan, pemerintah Republik Indonesia (RI) mengimplementasikan upaya deradikalisasi sebagai bagian dari kebijakan kontra-terorisme nya. Upaya deradikalisasi di Indonesia mengalami proses perubahan yang cukup signifikan apabila dibandingkan pada masa awalnya. Hal tersebut dapat dilihat dari berubahnya lembaga yang mencetuskan ide deradikalisasi yaitu Desk Kerjasama Pemberantasan Terorisme (DKPT) menjadi sebuah lembaga yang memiliki kewenangan untuk menjalankan program deradikalisasi yaitu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada tahun 2010. Perubahan lainnya yang dapat dilihat adalah pada fokus maupun lingkup tujuan dari program deradikalisasi di Indonesia. Deradikalisasi juga menandai berubahnya strategi kontra-terorisme menjadi mengikutsertakan soft approach dan juga berpotensi membuka sebuah wadah kerjasama baru bagi Indonesia dengan aktor internasional lainnya. Pada akhirnya, upaya deradikalisasi di Indonesia masih dalam proses berkembang dan diharapkan dapat menjadi sebuah program yang dapat dengan efektif menangani dan mencegah aksi terorisme di Indonesia.
Terrorism as a contemporary issue on the study of International Relations (IR) is a threat to the security of a country as an international actor. Indonesia is one of the many countries which has been struck by the act of terrorism, which in turn yields a lot of casualties and damage. To overcome terrorism and its root cause, the government of Indonesia adopts deradicalization as a part of its counter-terrorism strategy. Deradicalization in Indonesia has undergone through some significant changes compared to what it is at the beginning. One of the changes that can be seen is the transformation of the Combating Terrorism Cooperation Desk (DKPT) as the institution that only brings out the concept of deradicalization into an institution that runs the deradicalization effort as The National Agency for Combating Terrorism (BNPT). Other changes includes the objective and the place where deradicalization can be implemented. The use of soft approach and the appearance of a new container for international cooperation in counter-terrorism marks the changes in the counter-terrorism strategy in Indonesia. While highly potential in the long run, the effort of deradicalization in Indonesia is still on its growing phase and hopefully can be an invaluable tools in order to prevent violent radicalism and terrorism.
Kata Kunci : Terrorism, Security, Deradicalization, BNPT, Soft Approach