Laporkan Masalah

Sistem dan Teknologi Budidaya Tanaman Semusim di Lahan Pasir Pantai Bantul dan Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

KUNI SAFFANA, Prof. Dr. Ir. Prapto Yudono, M.Sc.; Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D.

2017 | Skripsi | S1 AGRONOMI

Penelitian berjudul Sistem dan Teknologi Budidaya di Lahan Pasir Pantai Bantul dan Kulon Progo, D.I. Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi terkait yang sedang berkembang di lahan pasir pantai dan memperoleh data terkini untuk memberikan rekomendasi yang sesuai. Penelitian dilaksanakan bulan Juni hingga September 2016 di daerah lahan pasir pesisir pantai Samas, Sanden, Bantul dan pantai Bugel, Panjatan, Kulon Progo. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner berisi berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi primer dan sekunder. Petani responden dipilih secara acak sederhana dan didapatkan 100 responden. Perolehan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh meliputi karakteristik umum petani responden dengan rerata umur petani responden di Bantul dan Kulon Progo berturut turut sebesar 47,61 dan 44,43 tahun. Rerata luas lahan pasir garapan petani responden di Bantul dan Kulon Progo berturut-turut sebesar 1344,7 m2 dan 2964 m2. Petani responden menggunakan cangkul dan traktor untuk mengolah lahan. Sebagian besar petani responden di kedua lokasi penelitian menggunakan pupuk kandang sapi dan pupuk kandang ayam. Rerata dosis pupuk kandang yang ditambahkan petani responden di Bantul dan Kulon Progo berturut-turut sebesar 5,02 kg m-2 dan 7,21 m-2. Diperoleh 22 data tanaman semusim yang dibudidayakan dan 58 data organisme pengganggu tanaman dari kedua daerah. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan sistem dan teknologi budidaya tanaman semusim di kedua lokasi penelitian telah mengalami perkembangan. Budidaya dilaksanakan sepanjang tahun, penyiraman setiap hari dan pupuk diberikan lebih sering. Data yang diperoleh dapat dikembangkan dalam penelitian lanjut dan lebih mendalam pada berbagai bidang pertanian.

A research entitled System and Technology of Annual Crop Cultivation in Bantul and Kulon Progo Coastal Sandy Land, Special Region of Yogyakarta under coastal sandy land area was done. The research aims to understand the developing information in coastal sandy lands and regarding the system and technology of crop cultivation to give proper recommendations. The research was conducted in June to September 2016 in coastal areas, including Samas, Sanden, Bantul and Bugel, Panjatan, Kulon Progo. The instrument used consisted of a set of questionnaires with questions related to research purposes to gather primary information. Respondents were chosen by simple randomization method with the total of 100 respondents. Secondary data obtained from BPTP and BMKG. Obtained data was then analyzed by using descriptive statistic method. The results shown the general characterization of respondent farmers with the average age in Bantul and Kulon Progo consecutively were 47.61 and 44.43 years old. The average of space of farming area cultivated by respondent farmers in Bantul and Kulon Progo consecutively were 1344.7 m2 and 2964 m2. Respondents used hoes and tractors to cultivate the land. Most of the respondents in both locations use cow and chicken manures. The average dosage of manure used in Bantul was 5.02 kg m-2 and 7,21 kg m-2. It can be concluded that system and technology of annual crop cultivation has been developed. Cultivation was carried out throughout the year, watered daily and the fertilizing treatment was applied frequently.

Kata Kunci : Bugel, Lahan Pasir, Penelitian Deskriptif, Samas, Sistem, Teknologi Budidaya Tanaman Semusim


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.