Laporkan Masalah

Analisis Sosiolinguistik Bahasa Jawa di dalam Bahasa Melayu Palembang di Kelurahan Kemang Manis Kota Palembang

TANTI ANDINI, Dr. Hendrokumoro, M.Hum.

2017 | Skripsi | S1 SASTRA NUSANTARA

INTISARI Penelitian ini membahas kehidupan berbahasa sehari-hari masyarakat tutur Jawa yang tinggal di lingkungan masyarakat tutur Melayu Palembang. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan dengan mengambil contoh masyarakat tutur Jawa yang tinggal di lima daerah Rukun Tetangga (RT) yang ada di kelurahan Kemang Manis kota Palembang, provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keadaan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat tutur Jawa yang ada di kelurahan Kemang Manis, sehingga dapat menjadi dasar analisis sosiolinguistik bentuk bahasa Jawa yang digunakan di dalam bahasa Melayu Palembang. Analisis Sosiolinguistik Bahasa Jawa di dalam Bahasa Melayu Palembang di Kelurahan Kemang Manis Kota Palembang dianalisis berdasarkan teori kontak bahasa, bilingualisme, tingkat tutur, dan interferensi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik sadap, teknik simak bebas libat cakap, teknik simak libat cakap, catat, serta rekam. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode padan intralingual dan ekstralingual. Hasil analisis data penelitian ini disajikan dalam bentuk informal berupa uraian kata-kata (deskriptif). Berdasarkan penelitian ini, dapat diketahui bahwa masyarakat tutur Jawa di kelurahan Kemang Manis masih menggunakan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Jawa tersebut berupa bahasa Jawa ngoko dan bahasa Jawa krama yang berinterferensi ke dalam bahasa Melayu Palembang begitupun sebaliknya.

ABSTRACT This study discusses about the daily language style of Javanese speech community living around the local community of Palembang who speak Melayu Palembang language. The research was conducted for one month in Kemang Manis village, Palembang city, South Sumatera province and the researcher took only five neighborhoods as the samples. This study was conducted the social, economic, and cultural of Javanese speech community in Kemang Manis village, so it can be basic of sociolinguistic analysis form the Javanese language used in Melayu Palembang language. Sociolinguistics Analysis of Javanese Language in Melayu Palembang Language in Kemang Manis Village, Palembang City was analyzed based on theory of language contacts, bilingualism, speech level, and interference. The data collection methods used in the study were Tapping Technique, Uninvolved Conversation Observation Technique, Involved Conversation Technique, Writing Technique, and Recording Technique. Furthermore, the data were analyzed by using padan extralingual and padan intralingual methods. Finally, the results of the research were presented by using informal method in the form of description. Based on this research we know that Javanese speech community in Kemang Manis village still using Javanese language in their daily activity. There are Jawa ngoko and Jawa krama which interfere into Melayu Palembang language or otherwise.

Kata Kunci : sosiolinguistik, bahasa Jawa, bahasa Melayu Palembang, sosiolinguistics, Javanese language, Melayu Palembang language

  1. S1-2017-282835-abstract.pdf  
  2. S1-2017-282835-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-282835-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-282835-title.pdf