KAJIAN OPERASI PINTU SADAP Studi Kasus Daerah Irigasi Dadapan
CHRISMA DWI PUSPA , Prof. Dr. Ir. Fatchan Nurrochmad, M.Agr.
2017 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILBendung di daerah irigasi biasanya dilengkapi dengan pintu sadap. Pintu sadap berfungsi untuk menyadap aliran sungai dan mengatur masuknya air ke saluran irigasi. Pengoperasian pintu sadap yang baik akan membuat kebutuhan air irigasi terpenuhi sesuai dengan waktu dan jumlah yang diinginkan, namun kondisi tersebut tidak selalu dapat berlangsung sesuai dengan kondisi ideal. Hal itu dikarenakan adanya berbagai faktor yang sangat beragam sesuai dengan tuntutan dan perkembangan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengoprasian pintu sadap pada tahun tanam 2014/2015 di bendung Dadapan. Pengoperasian pintu sadap dianalisis menggunakan metode analisis kuantifikasi I. Data yang dipakai berupa debit, hujan, evapotranspirasi tanaman acuan, jenis tanaman, dan musim tanam diperlukan sebagai item pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasi pintu sadap di DI Dadapan tergolong baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi total debit operasi pintu sadap prediksi dengan debit terukur operasi pintu sadap di DI Dadapan sebesar 0,903. Dengan item-item yang berpengaruh dalam pengoperasian pintu sadap adalah hujan hari ini, hujan hari kemarin, dan masa tanam.
Weir in irrigated areas are usually equipped with intake gate. Intake gate has serveral functions such as to direct water from the source and manage the water supplay into the irrigation area. Well manage intake gate operation can satisfied irrigation water demand in accordance with series time amount. However, the real situation can not always meet the ideal condition. It was due to the various factors which vary according to the demands and development of society. This research was carried not to study the intake gate's operation in 2014/2015 growing period at Dadapan command area.The intake gate operation was analysed using quantification method. Item of dischange, rainfall, evapotranspiration (ET0), crop, and growing season here needed as the affecting factors for intake gate operation. The results of this reasearch show that the operation of intake gate in DI Dadapan was good. This was indicated by the high value of multiple correlation coefficient which were 0,903. The items that affected the intake gate operation were today's rainfall, yesterday's rainfall, and the growing season.
Kata Kunci : Pintu Sadap, DI Dadapan, Analisis Kuantifikasi