Kualitas Hidup Nelayan, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul
ELIZABET TRIDAYANTI, Dr. Luthfi Mutaali, S.Si.,M.T
2017 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKecamatan tanjung sari mempunyai potensi perikanan besar, hal ini terlihat dari jumlah penduduk yang menjadi nelayan didesa Kemadang yaitu 157 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik rumah tangga dan usaha nelayan, dan mengetahui factor yang mempengaruhi tingkatan kualitas hidup nelayan. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Analisa menggunakan analisis cross tab, analisis diskriptif, dan analisis statistik. Berdasarkan karakteristik rumah tangga nelayan, dapat diketahui bahwa mayoritas nelayan memiliki jenjang pendidikan yang hanya tamatan SMP, merupakan warga lokal, dan mayoritas nelayan sudah menikah. Berdasarkan karakteristik usaha nelayan, diketahui bahwa mayoritas nelayan merupakan nelayan tradisional. Tingkatan kualitas hidup mayoritas responden nelayan memilki kualitas rendah dikarenakan kualitas sumber daya manusia rendah. Berdasarkan analisis cross tab faktor paling berpengaruh dengan tingkatan kualitas hidup yaitu pendapatan, kepemilikan aset, tingkat pendidikan, dan masa kerja nelayan.
Subdistrict Tanjung sari cape has great fisheries potential, it can be seen from the number of people who become fishermen at Kemadang village is 157 people. This aims to determine the characteristics of households and businesses of fishermen, and know the factors that influence the level of the quality of life of fishermen. This study used survey method with quantitative approach. The sampling technique using random sampling techniques. Analysis using cross tab analysis, descriptive analysis, and statistical analysis. Based on household characteristics fisherman, it can be seen that the majority of fishermen have a level of education that just graduated from junior high school, are local residents, and the majority of fishermen are married. Based on the characteristics of fishermen���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s businesses, it is known that the majority of fishermen are traditional fishermen. Levels of quality of life for the majority of respondents fishermen have the low quality due to the low quality of human resources. ased on cross-tab analysis of the most influential factor to the level of quality of life that is revenue, ownership of assetes, life of education, dan fishermen time of service.
Kata Kunci : kualitas hidup, karakteristik nelayan, tingkatan kualitas hidup beserta faktor yang mempengaruhinya.