Laporkan Masalah

Pengaruh Pariwisata terhadap Pengurangan Kemiskinan di Desa Wisata Manding

NUR AINI ROCHIEMAWATI, Dr. Ir. Suryanto M.SP

2017 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Pariwisata merupakan industri yang berkembang secara dinamis. Pertumbuhan baiknya memberikan dampak positif penyediaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi. Manfaat dari pariwisata ini menjadikannya sebagai mekanisme yang tepat untuk mengurangi kemiskinan di dalam masyarakat. Desa wisata adalah satu bentuk pariwisata yang dikembangkan sesuai dengan potensi pedesaan, sehingga dapat menjadi sarana meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus mengurangi kemiskinan. Desa wisata Manding ialah desa wisata yang berbasis pada kerajinan kulit yang telah lama berkembang dari tahun 1957. Perkembangannya naik turun dari masa ke masa tetapi cenderung stabil. Potensi ini bisa menjadi sarana yang dikembangkan ke depannya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif. Metode ini digunakan untuk menggambarkan kondisi yang ada di Desa Wisata Manding dan hubungannya. Metode pengambilan data dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan pariwisata memiliki pengaruh positif terhadap pengurangan kemiskinan di Desa Wisata Manding. Faktor � faktor dalam kegiatan wisata yang mempengaruhi pengurangan kemiskinan di Desa Wisata Manding adalah sebagai kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif, rasa persaudaraan dan kebersamaan masyarakat, kesadaran masyarakat akan ancaman dari luar, kepemilikan aset dan kegiatan promosi, bantuan dari pemerintah maupun instansi terkait tentang pendanaan, perencanaan maupun pelatihan.

Tourism is an industry that growing dynamically. Its growth gave positive impact on employment and economic improvement. This opportunities of tourism makes it an appropriate mechanism to reduce poverty in the community. Desa wisata is one of tourism form that is developed in accordance with the potential of rural areas, so that it can be economy improvement and poverty alleviation tools. Desa Wisata Manding is based on leather handicraft that has long evolved from 1957. Its growth up and down from time to time but tend to be stable. Its potential can be developed in the future means. This research was carried out by descriptive method approach. This method was used to describe Desa Wisata Manding�s condition and the relationship. Method of data collection was purposive sampling. The results showed tourism activities has given positive influence on poverty reduction in Desa Wisata Manding. Factors in tourism activities that affect poverty reduction at the Desa Wisata Manding was as public awareness for active participation, a sense of brotherhood and sharing society, public awareness of the threat from the outside, ownership of assets and promotional activities, assistance from the government and related institutions about funding, planning and training

Kata Kunci : Desa Wisata, Pengurangan Kemiskinan / Poverty Alleviation