Laporkan Masalah

TARIK TAK LANGSUNG LAPIS ASPAL BETON (LASTON) YANG MENGGUNAKAN MIKROENKAPSULASI SEBAGAI AGREGAT HALUS DENGAN BAHAN PEREMAJA SOLAR

KHOIRUDIN AHKAM, Ir. Heru Budi Utomo, MT

2016 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL SV

Self healing materials merupakan suatu bahan yang dapat memperbaiki sendiri kerusakan yang dialami bahan tersebut, yang diperoleh dengan menanamkan bahan peremaja (solar) ke suatu bahan (batu apung). Lapisan aspal beton (Laston) merupakan campuran agregat halus dan agregat kasar, dan bahan pengisi (filler) dengan bahan pengikat aspal dalam kondisi panas yang tinggi. Campuran laston kali ini menggunakan agregat dari batu pecah dicampur dengan mikroenkapsulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan dan memproduksi mikroenkapsulasi, memanfaatkan mikroenkapsulasi sebagai campuran agregat pembuatan beton aspal, mengetahui sifat dan karakteristik laston dengan pengujian marshall, dan mengetahui karakteristik laston yang menggunakan mikroenkapsulasi sebagai agregat halus. Proses awal pembuatan mikroenkapsulasi adalah proses enkapsul (pembuatan inti) dilanjutkan dengan proses pelapisan (coating), dan proses pembuatan cangkang atau dinding. Langkah selanjutnya adalah melakukan pengujian tarik tak langsung untuk mengetahui kekuatan suatu bahan terhadap tegangan dan regangan tarik yang timbul ketika diberi beban. Kekuatan tarik suatu campuran beraspal perlu diketahui karena beban diatas permukaan perkerasan akan menimbulkan tegangan dan regangan tarik pada bawah lapis permukaan. Tegangan dan regangan tarik pada permukaan lapis perkerasan lentur terjadi akibat adanya beban lalu lintas. Hasil pengujian menunjukkan benda uji dengan campuran mikroenkapsulasi mempunyai nilai kekuatan tegangan dan regangan lebih kecil dibanding dengan benda uji tanpa mikroenkapsulasi.

Self healing materials is a material that can repair the damage itself, obtained by implanting fluxing materials (diesel) to material (pumice stone). Asphalt concrete (Laston) is a mixture of fine aggregate and coarse aggregate, and filler with asphalt in high heat temperature. Laston in this research using a mixture of crushed stone aggregate mixed with microencapsulation. This research aims to determine how to manufactured and produce microencapsulation, utilizing microencapsulation as the manufactured of asphalt concrete aggregate mix, knowing the nature and characteristics of laston by marshall test, and knowing the characteristic of aspalth concrete using microencapsulation as fine aggregate. The first step of manufacturing process is making the core, then coating process, and making a shell or wall process. The next step is to conduct testing to determine the indirect tensile strength of a material to tensile stresses and strains that arise when a given load. The tensile strength of an asphalt mixture needs to be known because of the load above the pavement surface will cause stress and tensile strain at the bottom of the surface layer. Tensile stress and strain on the surface of the flexible pavement layer occur due to traffic loads. The test results showed specimen with microencapsulated mixture has a value of stress and strain strength is smaller than the specimen without microencapsulation.

Kata Kunci : self healing materials, batu apung, solar, Laston, Mikroenkapsul, aspal, Tarik tak langsung