Laporkan Masalah

Tinjauan Yuridis Perwalian Pihak Selain Orang Tua Dan Pemenuhan Hak Alimentasi Anak (Studi Kasus Penetapan No 79/Pdt.P/2015/Pn.Btl)

FIKO RAMADHAN, Ninik Darmini, S.H., M.Hum.

2017 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditetapkannya perwalian terhadap anak di bawah umur kepada pihak selain orang tua yaitu kepada nenek kandung yang didasari oleh hak-hak yang diperoleh oleh anak tersebut seperti tunjangan anak yatim. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis terkait pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim dalam penetapan 79/Pdt.P/2015/Pn.Btl serta terkait pemenuhan hak alimentasi anak di bawah perwalian pihak selain orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis-empiris. Metode ini dilakukan melalui studi dokumen mengenai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melakukan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer terkait topik penelitian. Gabungan data primer dan sekunder tersebut selanjutnya diolah dalam pembahasan untuk membentuk sebuah kesimpulan dari rumusan masalah. Pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim dalam penetapan 79/Pdt.P/2015/Pn.Btl yakni adanya penunjukkan khusus dari ayah kepada nenek, adanya kepentingan anak yang membutuhkan pengurusan oleh wali dan adanya penyerahan wewenang pengurusan oleh ibu sebagai wali secara Undang-Undang. Pemenuhan hak alimentasi anak dilakukan oleh orang tua dalam hal ini ibu dan nenek sebagai wali dalam berbagai bentuk seperti pemeliharaan, pemberian nafkah dan pendidikan, serta perwakilan anak di dalam dan di luar pengadilan. Kemungkinan adanya tumpang tindih kekuasaan diatas dengan adanya penyerahan wewenang dan pembagian peran sehingga pemenuhan hak alimentasi anak tetap terlaksana dengan baik.

Background of this research is the court determination which hands the guardianship of under-age child to party other than parent. Guardianship that is appointed to grandmother brings possibilities to create an overlapping power between guardianship and parent authority then brings certain influences to the child. The purpose of this research is to analyze the law consideration that was used by the judge in court determination 79/Pdt.P/2015/Pn.Btl and the fulfillment of child's right of alimony. This research implements judicial-empirical method. This method is done by document study that is related with ruling regulation and law theories related with the research object. This research is continued by empirical research due to collect primary data from the subject of research. The correlation between primary and secondary data is analyzed in discussion to form a conclusion and answer of the problem. Law considerations that are used by judge in court determination 79/Pdt.P/2015/Pn.Btl are the direct appointment to grandmother as a guardian, the existence of the child's interest which is the right of orphan's allowance, and the transfer of mandate from mother as a guardian by Law to grandmother. Fulfillment of child's right of alimony is managed by mother as the living parent and grandmother as the guardian. The fulfillment is in form of caring, protection, allowance, education, and guardianship before the court. The possibility of overlapping power is anticipated by the transfer of mandate and fair role distribution between mother and grandmother.

Kata Kunci : Perwalian, Hak Alimentasi Anak, Tunjangan Anak Yatim

  1. S1-2017-348935-abstract.pdf  
  2. S1-2017-348935-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-348935-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-348935-title.pdf