TRANSFORMASI RUANG: DARI HUNIAN MENJADI FACTORY OUTLET STUDI DI DEMANGAN BARU, DEPOK, SLEMAN
RIZKY ARISTA PUTRI, Prof. Sunyoto Usman
2017 | Skripsi | S1 SOSIOLOGIPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pergeseran fungsi utama dari ruang huni menjadi ruang komersil khususnya distro (factory outlet). Pergeseran ruang tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi serta desakan lingkungan. Adapun aspek yang di kaji dalam penelitian ini antara lain: interdependensi ketergantungan antara warga dan pemodal bahkan konsumen,figure atau sosok yang mendominasi bahkan mendorong terjadinya pergeseran ruang, serta habit kebiasaan baru yang tumbuh dan berkembang di daerah tersebut Penelitian ini dilakukan di JL. Cendrawasi, Demangan Baru, Depok Selaman. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan deskriptif kualitatif.Penggalian data melalui teknik wawancara mendalam, melibatkan kurang lebihnya 9 informan yaitu masyarakat setempat, owner distro, serta sebagai penguat data wawancara dilakukan juga dengan pengurus daerah terkait.Kemudian langkah selanjutnya di awali dengan mereduksi data, menyajikan data, lalu menarik kesimpulan dan memferifikasi. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini menunjukan sebagai berikut: Pertama, terdapat perbedaan dampak pergeseran ruang terhadap aktivitas ekonomi yang berlangsung. Mereka kalangan bawah lebih pro-aktif dalam melakukan pemanfaatan ruang baru dan justru peluang bisnis tercipta dari mereka ketimbang masyarakat lapisan menengah keatas.Kedua, jalinan komunikasi yang menciptakan jejaring relasi tidak lagi hanya mengandalkan face-to face tetapi sudah memanfaatkan teknology informasi. kontak antar tetangga bisa di lakukan tidak hanya dalam ruang nyata tetapi juga maya seperti media sosial.
This study aims to identify the shift function of living space into a commercial space in particular distro (factory outlet). The shift of the space affected by economic conditions as well as the insistence of the environment. As for the aspects examined in this study include: dependence between the residents and the financiers even consumers, a figure that dominates even encourage a shift in space, as well as a new habit to grow and thrive in the area. This research was done in JL. Cendrawasih, Demangan Baru, Depok Sleman. The method used in this research is qualitative descriptive approach. Extracting data through in-depth interview techniques, involve more or less 9 informant, the local community, owner distro, as a reinforcement of the interview data do also with the management of related areas. Then the next step begins with reducing the data, presenting data, and draw conclusions and verify. The results obtained from this study showed the following: first, there are differences in the impact of a shift in the room on economic activity that takes place. They lower classes more proactive in the use of new space and it is precisely their business opportunities created by the community rather than the middle and upper layers. Second, the communication fabric creates networking relationships do not just rely on face-to-face but already use information technology. Contact between neighbors could be done not in real but also virtual spaces like social media.
Kata Kunci : transformasi sosial, alih fungsi, habitus, perubahan nilai. / social transformation, conversion, habitus, changes in value.