LAPORAN TUGAS AKHIR PENERAPAN CARA PENGOLAHAN PANGAN YANG BAIK UNTUK INDUSTRI RUMAH TANGGA PADA PRODUK WEDANG UWUH INSTAN PROGRESS JOGJA
ADE SEPTIN NARASWATI, Dr. Moh. Affan Fajar Falah, STP. M.Agr
2017 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRI SVWedang uwuh merupakan salah satu minuman khas Yogyakarta. Minuman ini menggunakan bahan baku alami yang mudah terkontaminasi baik fisik, kimia, dan biologi. Analisa dan evaluasi dilakukan dengan membandingkan pelaksanaan Cara Pengolahan Pangan yang Baik (CPPB) di indsutri wedang uwuh dengan aturan dan pelaksanaan CPPB berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia HK.03.1.23.04.12.2206 Tahun 2012. Pengamatan dilakukan pada proses pemilihan bahan baku, produksi, pengemasan, sampai dengan penyimpanan produk akhir. Pengambilan data dan evaluasi dilakukan selama rentang periode 29 April 2016 sampai 20 Mei 2016. Analisa dilakukan dengan menggunakan diagram pareto, analisa five why’s, dan diagram ishikawa. Hasil analisa ketidaksesuaian terbesar yang ada di industri terdapat pada lingkup bangunan ruang industri dengan kesalahan di sembilan aspek dengan presentase sebesar 29.03%. Ketidaksesuaian terbesar terdapat pada aspek bangunan ruang industri dengan pintu terdapat tiga kesalahan dengan presentase 33.33%. Faktor yang perlu diperbaiki dalam industri berdasarkan analisa aspek lingkungan dan material adalah aspek pintu. Industri sebaiknya melakukan pemasangan kasa atau tirai pada pintu dan dilakukan pengawasan dan pengecekan secara berkala dan didesain membuka keluar atau ke samping untuk meminimalisir cemaran dari lingkungan.
Wedang uwuh is a traditional beverage from Yogyakarta. It uses natural materials which are easily contaminated, either physically, chemically, or biologically. The analysis and evaluation have been done by comparing the Proper Food Process (CPPB) implementation in wedanguwuh industry to CPPB according to Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia HK.03.1.23.04.12.2206 2012. The observation had conducted in the process of selecting the raw materials, production, packaging, until the final product storage. The data and evaluation was collected since 29th April until 20th May 2016. The analysis was conducted by using pareto diagram, the five why' analysis, and ishikawa diagram. The results of the largest incompatibility analysis were achieved. The researchers have found nine faulty aspects in the industrial space with the percentage of 29.03 %. The largest incompatibility was on the industrial space with faulty doors installation. These were three mistakes found with the percentage of 33.33 %. According to the environmental and material aspects, the doors need to be repaired. The industry should install screens or curtains on the door by conducting supervision and check regularly. Also, they should design the door to be flush-door or slide-door to reduce enviromental contamination.
Kata Kunci : cppb-irt 2012, five why’s, ishikawa, pareto, wedang uwuh