Kajian Pengaruh Gempabumi Terhadap Strategi Penghidupan Berkelanjutan Masyarakat Selaku Pelaku Usaha Dusun Tembi, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul
NAVILA ULFI FAUZIYANTI, Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, M.T., M.Sc
2017 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANDusun Tembi mengalami kerusakan mencapai 80% mencakup bangunan permukiman, galeri seni dan bengkel produksi akibat gempa bumi tahun 2006 yang lalu. Fase pemulihan diperlukan sebagai upaya mengurangi dampak negatif dari bencana dan mendorong penghidupan berkelanjutan pasca bencana. Singkatnya waktu yang diperlukan dalam tahap pemulihan penghidupan pasca bencana, sehingga perlu dilakukan kajian terkait strategi penghidupan berkelanjutan di Dusun Tembi. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh gempa bumi terhadap perubahan aset penghidupan masyarakat lokal selaku pelaku usaha pada periode bencana dan pasca bencana, (2) mengetahui strategi penghidupan berkelanjutan masyarakat lokal selaku pelaku usaha pada periode pasca bencana hingga saat ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara mendalam dan data sekunder. Sampel responden ditentukan berdasarkan teknik purposif sampling. Teknik pengolahan data menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel, SPSS dan ArcGIS. Analisis yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal selaku pelaku usaha di Dusun Tembi mengalami perubahan aset penghidupan terutama pada modal fisik, modal alam dan modal finansial pada periode pasca bencana, sedangkan modal manusia dan modal sosial tidak mengalami perubahan akibat gempa bumi. Strategi penghidupan berkelanjutan yang digunakan di Dusun Tembi didominasi dengan strategi konsolidasi sebesar 79,21% melalui penerapan ekspansi mata pencaharian di bidang pariwisata dan pemanfaatan modal fisik, finansial serta modal alam, sedangkan strategi akumulasi sebesar 1,98% melakukan investasi di bidang pariwisata, dan strategi survival sebesar 18,81% melalui diversifikasi pekerjaan dan memanfaatkan modal finansial melalui pinjaman uang pada kerabat dan orang lain. Ketiga jenis strategi tidak lepas dari bantuan modal sosial yang tinggi dan modal manusia yang mumpuni.
Tembi hamlet suffered damage reached 80% include residential buildings, art galleries, and workshop production aftermath earthquake in 2006 ago. The recovery phase is required an effort to reduce negative effect of disaster and encourage sustainable livelihoods in post disaster. Research related to sustainable livelihood strategies are needed in Tembi hamlet because we have short time in recovery phase of livelihood post-disaster. The aims of this research are (1) to find out the influence of earthquake to changes of assets local community as entrepreneur in disaster and post-disaster period, (2) to know sustainable livelihood strategies local community as entrepreneur in post-disaster period until now. Data collection techniques used in this research are questionnaire, in-depth interview and secondary data. The sample of respondents was determined based on the purposive sampling. Data processing technique used software Microsoft Excel, SPSS, and ArcGIS. The analysis in this research was descriptive statistical analysis. The result showed that local community as entrepreneur in the Tembi hamlet has changed livelihood assets, especially on physical capital, natural capital, and financial capital in post-disaster period, while human capital and social capital were not changed aftermath earthquake. Sustainable livelihood strategies used in Tembi hamlet dominated by consolidation strategy average amounted 79,21%, through expansion of livelihood application in tourism and utilized of physical capital, financial capital and natural capital, while accumulation strategy amounted 1,98% by investing in tourism, and survival strategies amounted 18,81% through diversified job and utilized financial capital through lending money to family and other people. These three types of strategies of high social capital and qualified human capital.
Kata Kunci : aset, penghidupan, strategi, pentagon aset