Laporkan Masalah

Pengaruh Intergroup Threat pada Intergroup Anxiety dengan Mempertimbangkan Positive Intergroup Contact Sebagai Moderator: Studi Eksperimen pada Etnis Tionghoa di Indonesia

GABRIELLE IRENE, Sutarimah Ampuni, S.Psi, M.Psi, Psikolog

2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian ini merupakan eksperimen yang dilakukan secara online, bertujuan untuk mengetahui pengaruh intergroup threat pada intergroup anxiety pada etnis Tionghoa di Indonesia dengan mempertimbangkan positive intergroup contact sebagai moderator. Total subjek dalam penelitian ini berjumlah 64 orang (laki-laki= 31; perempuan= 33). Subjek dibagi rata ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen (laki-laki= 14; perempuan= 18) dan kelompok kontrol (laki-laki= 17; perempuan= 15). Pengambilan data dilakukan secara online. Awalnya, seluruh subjek diminta melengkapi skala positive intergroup contact sebelum menerima perlakuan. Kelompok eksperimen menerima perlakuan berupa bacaan yang membangkitkan intergroup threat sedangkan kelompok kontrol menerima bacaan plasebo. Setelah menerima perlakuan, seluruh subjek diminta untuk melengkapi manipulation check dan skala intergroup anxiety. Data kemudian diolah menggunakan metode analisis kovarians (ANAKOVA). Hasil penelitian menunjukkan intergroup threat mempengaruhi intergroup anxiety secara signifikan, namun dalam arah yang berkebalikan dengan hipotesis. Alih-alih memiliki intergroup anxiety yang lebih tinggi, kelompok eksperimen menunjukkan skor intergroup anxiety yang lebih rendah daripada kelompok kontrol. Beberapa kemungkinan yang dapat menjelaskan hasil penelitian ini berkaitan dengan intergroup trust, ingroup identification dan social desirability yang dimiliki oleh subjek.

This study is an experiment conducted online aimed to examine the role of intergroup threat to intergroup anxiety in Chinese Indonesian, considering the moderating role of positive intergroup contact. A total of 64 subjects (male: 31, female: 33) were divided evenly to two groups: treatment group (male: 14, female: 18) and control group (male: 17, female: 15). All data was gathered online. Initially, the subjects were asked to complete positive intergroup scale before receiving treatment. The subjects in treatment group were given threat-inducing reading passages, while the subjects in control group were given neutral reading passages. After the treatment, all subjects were asked to complete a manipulation check and intergroup anxiety scale. Data was analyzed using analysis of covariance (ANCOVA). Results showed that intergroup threat significantly affected intergroup anxiety but in the direction opposite of the hypothesis. Instead of having higher intergroup anxiety, the experiment group showed lower intergroup anxiety compared to the control group. Some possible explanations about the result were related to intergroup trust, ingroup identification and social desirability of the participating subjects.

Kata Kunci : intergroup anxiety, intergroup threat, positive intergroup contact, etnis Tionghoa

  1. S1-2017-317184-abstract.pdf  
  2. S1-2017-317184-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-317184-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-317184-title.pdf