Laporkan Masalah

Analisis Potensi Penghematan Konsumsi Air Bersih dan Energi dengan Menerapkan Sistem Pemanenan Air Hujan (PAH) untuk Flushing WC di Bangunan Smart and Green Learning Center (SGLC) Universitas Gadjah Mada (UGM)

NUR ALIFAH TAMIMIY NASUTION, Dr. Rachmawan Budiarto, S.T., M.T. ; Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D.

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKA

Air bersih merupakan kebutuhan dasar dalam kehidupan manusia. Jumlah kebutuhan air bersih di setiap wilayah akan berbeda-beda, bergantung pada laju pertumbuhan penduduk dan ekonomi di wilayah tersebut. Jumlah kebutuhan air bersih meningkat secara cepat biasanya terjadi di wilayah padat penduduk, seperti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mayoritas penduduk DIY menggunakan air tanah sebagai sumber air dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan air tanah ternyata tidak boleh dilakukan secara sembarang. Pengambilan air tanah yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan air bersih, terlebih lagi didukung oleh konversi lahan yang semakin banyak dilakukan di DIY. Pada penelitian ini, dilakukan analisis mengenai potensi penghematan konsumsi air bersih dan energi dengan menerapkan sistem pemanenan air hujan (PAH) di bangunan Smart and Green Learning Center (SGLC) Universitas Gadjah Mada (UGM). Analisis potensi penghematan konsumsi air bersih dilakukan dengan mensimulasikan volume air hujan yang dapat dikumpulkan oleh sistem PAH ke dalam total konsumsi air bersih untuk flushing WC dalam periode 1 bulan. Potensi penghematan konsumsi energi dianalisis dengan membandingkan konsumsi energi dari 2 rancangan sistem dalam periode 1 hari.

Fresh water is basic requirement in human life. The amount of fresh water required in interregional will be different, depending on the rate of population growth and economic development. The amount of fresh water required are increasing rapidly usually occur in densely populated region, such as in Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). The majority of the population of DIY use ground water as a source of water in daily activities. However, ground water should not use mistakenly. The use of ground mistakenly can strung out water scarcity, moreover, supported by a growing number of land conversion is done in DIY. In this study, carried out analysis of saving potential of fresh water and energy consumption by applying rainwater harvesting (RWH) system on Smart and Green Learning Center (SGLC) building of Universitas Gadjah Mada (UGM). Analysis of saving potential of fresh water consumption by simulating the volume of rainwater that can be collected by RWH system to the consumption of fresh water for flushing toilets within a month. Saving potential of energy consumption is analyzed by comparing energy consumption of two system designs within a day.

Kata Kunci : air bersih, air hujan, sistem pemanenan air hujan (PAH), tangki penyimpanan air hujan, potensi penghematan konsumsi air bersih, potensi penghematan konsumsi energi

  1. S1-2016-329756-abstract.pdf  
  2. S1-2016-329756-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-329756-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-329756-title.pdf