Laporkan Masalah

Pengambilan Keputusan untuk Menikah saat Masa Studi pada Mahasiswi S1

ALIYA NAHRA, Tina Afiatin, Prof. Dr., M.Si., Psikolog

2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian ini berfokus pada pengambilan keputusan untuk menikah pada mahasiswi S1. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika pengambilan keputusan untuk menikah serta faktor-faktor yang terlibat di dalamnya. Partisipan penelitian adalah tiga mahasiswi yang sedang menempuh masa studi S1 dan telah menikah. Partisipan dibedakan berdasarkan proses menikah, yaitu tunangan, ta'aruf, dan kehamilan yang tidak diinginkan. Metode kualitiatif studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh langkah utama dalam pengambilan keputusan untuk menikah pada mahasiswi, yakni mengenali dan menilai masalah yang dihadapi, melihat dan menimbang alternatif pilihan yang tersedia, melakukan langkah yang mendukung pemilihan alternatif, menimbang kembali alternatif, memilih alternatif, mengatasi hambatan apabila terdapat hambatan, dan menikah. Proses pengambilan keputusan untuk menikah pada ketiga partisipan melibatkan dua faktor eksternal yang berpengaruh besar, yakni faktor orangtua dan faktor karakteristik calon suami. Ketiga partisipan merasakan hidup yang lebih bahagia serta bersyukur setelah menikah yang didukung oleh kesiapan menikah calon suami, karakteristik calon suami, kesadaran peran sebagai istri, serta dukungan orangtua.

This study focused on the decision-making in marrying while in college in female undergraduate students. The study's aim was to understand the dynamics of decision-making in marrying and the related factors. Participants were three married female undergraduate students who were divided based on the initial reason of the marriage, namely engagement, ta'aruf, and unwanted pregnancy. The study used the qualitative approach, specifically the case study model. Data was collected by individually interviewing each subject. Results showed that decision-making in marrying comprised seven steps: identifying and evaluating the problem, surveying available alternatives, weighing marriage against the alternatives, taking step to support the alternatives selection, re-weighing alternatives, committing to the decision to marry, overcoming obstacles, and marry. Decision making process to marry in three participant involving two major external factors, which are the parents factor and groom's characteristics factor. All three participants reported higher happiness and gratitude towards life after getting married supported by factors such as the groom's readiness to marry, the groom's characteristic, awareness of the role as wife, and support from parents and family.

Kata Kunci : mahasiswi menikah, pengambilan keputusan, pengambilan keputusan untuk menikah

  1. S1-2017-333020-abstract.pdf  
  2. S1-2017-333020-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-333020-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-333020-title.pdf