Laporkan Masalah

Hubungan antara Tingkat Pengetahuan Istilah Medis Kedokteran Gigi dengan Perilaku Kesehatan Gigi Pasien RSGM Prof. Soedomo FKG UGM

DEVI TRI ASTARINA, drg. Hendri Susanto, M.Kes., Ph.D; drg. B. Esti Chrismawaty, M. Kes., M.DSc

2017 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN GIGI

Pengetahuan istilah medis kedokteran gigi adalah kemampuan seseorang untuk mendapatkan, memproses dan mengerti informasi pelayanan kesehatan gigi sebagai dasar untuk membuat keputusan yang tepat. Seseorang dengan pengetahuan istilah medis yang rendah cenderung memiliki status kesehatan gigi dan mulut yang buruk dan dipengaruhi oleh perilaku kesehatan gigi yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan istilah medis kedokteran gigi dengan perilaku kesehatan gigi. Jenis penelitian ini adalah analisis observational dengan metode potong lintang (cross-sectional). Penelitian ini dilakukan di RSGM Prof. Soedomo FKG UGM dengan melibatkan 100 responden berusia antara 18-59 tahun dalam rentang waktu bulan Juni-Juli 2015. Pengetahuan istilah medis kedokteran gigi diukur menggunakan kuisioner Oral Health Literacy Assessment (OHLA) dan perilaku kesehatan gigi diukur menggunakan kuisioner Hiroshima University-Dental Behavioral Inventory (HU-DBI). Hubungan antara pengetahuan istilah medis kedokteran gigi dengan perilaku kesehatan gigi dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kepercayaan 95%. Penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki rerata nilai pengetahuan istilah medis kedokteran gigi sebesar 44,35 dan perilaku kesehatan gigi sebesar 4,91. Hasil uji korelasi Spearman antara tingkat pengetahuan istilah medis kedokteran gigi dengan perilaku kesehatan gigi didapatkan nilai p>0,05 dan r = 0,056. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan istilah medis kedokteran gigi dengan perilaku kesehatan gigi.

Oral health literacy is an ability to which individuals have the capacity to obtain, process and understand basic oral health information and services needed to make appropriate health decisions. People with low health literacy might have a poorer clinical oral health status and was influenced by oral health behavior. This study is aimed to determine the relationship between oral health literacy and oral health behaviors. These observational study was conducted with a cross-sectional method at the RSGM Prof. Soedomo Faculty of Dentistry Gadjah Mada University, involving 100 respondents aged 18-59 years in Juni-Juli 2015. Oral health literacy was measured using Oral Health Literacy Assessment (OHLA) and dental health behaviors was measured using Hiroshima University-Dental Behavioral Inventory (HU-DBI). The relationship between oral health literacy and oral health behaviors was analyzed using Spearman correlation test with 95% level of significance. The aim of this study is to understand the relationship between oral health literacy and oral health behaviors. The study showed that the mean value of oral health literacy was 44,35 and oral health behavior was 4,91. Based on the result of Spearman correlation test between oral health literacy and oral health behavior, p> 0.05 and r = 0.056 was obtained. It can concluded that there is no significant correlation between oral health literacy and oral health behaviors.

Kata Kunci : pengetahuan istilah medis, perilaku kesehatan gigi, pasien gigi, RSGM Prof. Soedomo

  1. S1-2017-304963-abstract.pdf  
  2. S1-2017-304963-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-304963-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-304963-title.pdf