Laporkan Masalah

PERANCANGAN DAN MANUFAKTUR PELUNCUR PNEUMATIK UNTUK PESAWAT TANPA AWAK

YUDHISTIRA CANDRA K, Dr. Gesang Nugroho, S.T., M. T.

2017 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Perkembangan teknologi penerbangan sangat pesat. Salah satunya pesawat terbang yang merupakan salah satu bukti kemajuan teknologi tersebut. Pesawat terbang tanpa awak yang sering kita kenal dengan istilah UAV (Unmanned Aerial Vehicle) sering dimanfaatkan untuk berbagai misi, mulai dari suveillence hingga mata-mata. Karena misi nya yang begitu beragam maka UAV juga dituntut dapat dioperasikan diamana saja dan kapan saja. Karena kebutuhan tersebut maka take-off dilakukan menggunakan peluncur. Salah satunya berjenis pneumatik. Penelitian kali ini membahas tentang bagaiman membuat sebuah launcher berjenis pneumatik. Diawali dengan perancangan CAD yang dibuat meliputi sistem pneumatik, rangka (frame), dan sistem kontrol elektronis. Kemudian dilakukan simulasi pada frame untuk mengetahui kekuatannya. Proses selanjutnya adalah manufaktur, yaitu pembuatan komponen. Setelah itu dilanjutkan dengan assembly. Kemudian sistem tersebut di dorong menggunakan udara bertekanan melalui kompreosr. Kemudian dilakukan pengambilan data. Untuk mendapatkan nilai yang optimum, maka indokator adalah menggunakan tekanan sekecil mungkin untuk menerbangkan suatu pesawat tanpa awak dengan bobot tertentu. Pengambilan data dilakukan pada tekanan 6 kg/cm2 dan 7 kg/cm2. Setelah itu dilakukan pembagian waktu pembukaan katup solenoid dalam 4 bagian yaitu 250, 500, 750 dan 1000 dalam milisekon. Kemudian diukur berapa kecepatan yang dapat dicapai pelontar saat melakukan take-off menggunakan sensor pengukur kecepatan peluru. Pengambilan data tersebut mendapatkan hasil optimum yaitu waktu pembukaan katup solenoid pada tekanan 6 kg/cm2 dan 7 kg/cm2 adalah 500 ms, dengan kecepatan nya 155,5 km/jam dan 215,9 km/jam.

Aviation technology is rapidly developed to fulfill human's need in various field. Aircraft is one of the evidences of technology advancement. UAV (Unmanned Aerial Vehicle) is considered as one of the most useful vehicle in various mission, ranging from surveillance up to spying activity. Because of these diverse missions, UAV needs to have the ability to take off everywhere and be operated at any time. Therefore, a launcher is necessary to facilitate the taking off process of the UAV. There are various type of launcher that can be used, while this research uses pneumatic-type launcher. This research discusses how to make a pneumatic-type launcher. Begin with CAD-type design that includes pneumatic system, frame, and electronically control of solenoid valve. Then, do a simulation on the frame to find out the strength of the material. The process continued by manufacturing the part component one by one, and continue with assembling. Compressor is needed to give a thrust using the air pressure. After this process, experiment data is collected. To get the optimum result value, the indicator has to be made as small as possible to take the UAV off with certain weight. Pressure used in the experiment is at 6 kg/cm2 and 7 kg/cm2. In addition, the opening time of solenoid valve is divined to four time: first opening is in 250 ms, second is in 500 ms, third is in 750 ms, and the last in 1000 ms. Using those data, measurement of the velocity of block pneumatic launcher is able to do where bullets velocity measurement sensor is used. The experiment gets the optimum results when the solenoid valve opened in 500 ms and the pressure is at 6 kg/cm2 and 7 kg/cm2. The velocity, in the result, is 155.5 km/hr and 215.9 km/hr.

Kata Kunci : UAV, peluncur, pneumatik, tekanan, katup, kecepatan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.