HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DAN STATUS KESEHATAN GIGI DAN MULUT CALON PRAMUGARI
IRSA GUSNINDA PRADITIA, drg. Yuni Pamardiningsih, M.Kes; Dr. drg. Dibyo Pramono, S.U., MDSc.
2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN GIGIMasalah kesehatan gigi dan mulut terbesar yang umum dihadapi yaitu karies. Karies merupakan penyakit universal yang dapat terjadi pada semua usia, ras, sosial-ekonomi dan jenis kelamin. Salah satu faktor penting penyebab terjadinya karies yaitu kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut.Nilai kebersihan gigi dan mulut penting untuk diketahui tiap individu, hal tersebut berperan dalam upaya pencegahan terhadap terjadinya karies.Status kebersihan mulut dan karies dinilai dengan menggunakan indeks OHI-S dan DMF-T menurut WHO. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dan dilakukan pada siswa SMK Dirgantara Putra Bangsa kelas X dan XI yang pada umumnya merupakan kelompok remaja umur 15-17 tahun dengan jumlah sampel sebanyak125 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pada penelitian ini, digunakan alat ukur modifikasi kuesioner motivasi pemeliharaan kesehatan gigi. Status karies gigi diukur dengan indeks DMFT (Decayed, Missing, and Filled Teeth) dan status kebersihan gigi diukur dengan indeks OHIS (Oral Hygiene Index Simplified). Hasil penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan program SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan nilai motivasi rata-rata sebesar 59 termasuk dalam kategori kuat, indeks OHI-S rata-rata sebesar 1,5 dalam kategori WHO termasuk sedang dan DMF-T rata-rata sebesar 5,8. Berdasarkan hasil uji korelasi Kendall Tau menggunakan program SPSS 23 didapatkan pvalue 0,082 (p<0,05) pada motivasi dan ohis sedangkan pvalue 0,745 pada motivasi dan DMFT. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara motivasi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dan status kesehatan gigi dan mulut pada calon pramugari SMK Dirgantara Putra Bangsa.
Oral health problems most commonly faced by caries. Caries is a universal disease that can occur at any age, ethnic, socio-economic and gender. One important factor is the lack of cause of caries and oral hygiene. Value of oral hygiene is important to know the individual, it contributes to the prevention of caries. Oral hygiene and caries status was assessed by using an index OHI-S and DMF-T according to the WHO. This is a descriptive analytic study using cross-sectional approach and performed in high school students of class X and XI in SMK Dirgantara Putra Bangsa which is generally a group of adolescents aged 15-17 years with a total sample of 125 students. Sampling technique using total sampling. The instruments used in this study were questionnairemodification of dental health motivation. Status of dental caries is measured by DMFT (Decayed, Missing, and Filled Teeth) and status of oral health is measured by OHIS (Oral Hygiene Index Simplified). The results were analyzed using univariate and bivariate using SPSS 23. The results showed motivation index by an average of 59 in the high category ,OHI-S index by an average of 1.5 in the WHO category includes medium and DMF-T by an average of 5.8.Based on the results of the Kendall Tau test using SPSS 23 obtained p value 0,082 (p<0,05) of motivation with OHIS and then p value 0,745 of motivation with DMFT. The conclusion of this study there was no relation between motivation maintenance of oral health and oral health status of prospective flight attendants in students at vocational high school dirgantara putra bangsa.
Kata Kunci : Oral Health, Motivation, DMFT, OHIS.