FORMULASI TABLET EFFERVESCENT EKSTRAK HERBA PEGAGAN [Centella asiatica (L.) Urban] DENGAN VARIASI PERBANDINGAN ASAM SITRAT DAN ASAM TARTRAT
SULINJAR UTAMI, Dr. Mufrod, M.Sc., Apt.;Dra. Sri Mulyani, SU., Apt.
2017 | Skripsi | S1 FARMASIPenggunaan herba pegagan sebagai tanaman obat hanya terbatas pada penggunaan secara tradisional. Cara ini tidak praktis sehingga perlu dibuat suatu sediaan yang cocok agar mudah digunakan, misal : tablet effervescent. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi perbandingan asam sitrat dan asam tartrat terhadap sifat fisik tablet effervescent ekstrak pegagan. Ekstrak pegagan dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak yang diperoleh selanjutnya di uji organoleptis, daya lekat, kekentalan, dan susut pengeringan. Tablet effervescent dibuat dalam 4 formula dengan perbandingan asam sitrat, asam tartrat dan natrium bikarbonat (1:2:3,44, 1:2:3,4, 1:2:3,36, 1:2:3,32). Empat formula ini kemudian diuji sifat fisik granul (uji waktu alir granul, sudut diam granul, indeks tap, dan densitas massa). Setelah itu di uji sifat fisik tablet (keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu larut). Data sifat fisik yang diperoleh dianalisis statistik dengan metode analisis varian satu jalan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa untuk uji indeks tap granul nilai Asymp. Sig 0,005 < 0,05. Hasil analisis densitas massa granul nilai Asymp. Sig 0,003 < 0,05. Hasil analisis ANOVA satu jalan menunjukkan hasil uji kekerasan memiliki nilai Asymp. Sig 0,000 < 0,05. Hasil analisis statistik Kruskall Wallis untuk uji kerapuhan menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig 0,002 < 0,05. Variasi kadar asam sitrat dan asam tartrat berpengaruh signifikan terhadap sifat fisik granul tablet effervescent ekstrak herba pegagan yaitu pada indeks tap dan densitas granul. Variasi kadar asam sitrat dan asam tartrat berpengaruh signifikan terhadap sifat fisik tablet effervescent ekstrak herba pegagan yaitu pada kekerasan dan kerapuhan tablet.
Centella asiatica as a medicinal plant is limited to the traditional used. It needs to be made a suitable preparation for easy use, for example : effervescent tablets. This study aims to determine the effect of citric acid and tartaric acid variation on the physical characteristics of effervescent tablets of Centella asiatica extract. Centella asiatica extract prepared by maceration method using ethanol 70%. Effervescent tablets are made in four formulas with a ratio of citric acid, tartaric acid and sodium bicarbonate (1:2:3,44, 1:2:3,4, 1:2:3,36, 1:2:3,32). Four formulas are then tested the physical characteristics of granules (flowing time of granules, angle of repose granules, tap index, and the mass density), and physical characteristics of tablet (weight uniformity, hardness, friability, and dissolved time ). Physical characteristics of the data obtained was analyzed with theoretical and statistical approaches by analysis of variance one way with 95% confidence level. Statistical analysis Kruskal-Wallis test showed that for tap index granules Asymp value. Sig 0,005<0,05. Analysis of the mass density of granule Asymp value. Sig 0,003<0,05. One way ANOVA analysis results indicate the test results of hardness Asymp value. Sig 0,000<0,05. Statistical analysis Kruskal Wallis test of fragility showed that the value Asymp. Sig 0,002<0,05. Variations of citric acid and tartaric acid on the granules affect tap index and density of the granules. Variations of citric acid and tartaric acid on the tablets affect hardness and friability.
Kata Kunci : Kata kunci: Centella asiatica, tablet effervescent, asam sitrat, asam tartrat