Laporkan Masalah

PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN TEMBAKAU SEBAGAI ANTIBAKTERI GRAM POSITIF STAPHYLOCOCCUS AUREUS

MAROJAHAN S, Prof. Dr. Bambang Setiaji; Mokhammad Fajar Pradipta, S.Si., M.Eng.

2017 | Skripsi | S1 KIMIA

Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan ekstrak daun tembakau sebagai antibakteri Gram positifStaphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan ekstrak daun tembakau sebagai antibakteri dan menentukan konsentrasi sampel yang efektif sebagai senyawa antibakteri terhadap bakteri Gram positif Staphylococcus aureus. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi daun tembakau. Ekstrak digunakan sebagai sampel untuk uji aktivitas antibakteri. Ekstrak dikarakterisasi dengan spektrofotometer UV-Vis untuk mengetahui panjang gelombang dari sampel dan juga dikarakterisasi dengan GC-MS untuk mengetahui komponen yang terkandung pada ekstrak. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode sumuran. Karakterisasi sampeldengan spektrofotometer UV-Vis yaitu pada panjang gelombang 245 nm dan karakterisasi dengan GC-MS menunjukkan adanya 6 puncak yang terdeteksi pada sampel ekstrak. Diameter zona bening yang dihasilkan dengan menggunakan sampel ekstrak tanpa pengenceran yaitu sebesar 12,5 mm. Semakin tinggi konsentrasi sampel maka semakin besar pula diameter zona hambat yang dihasilkan.

Research of utilization of tobacco leaves extract as antibacterial Gram positive Staphylococcus aureushas been done. This article deals with utilizing tobacco leaves extract as antibacterial. In this study we investigated the effective concentration of the tobacco leaves extract on Gram positive bacterium Staphylococcus aureus. In this research, extract used as a sample to test the antibacterial activity. Extracts wascharacterized by UV-Vis spectrophotometer to determine the wavelength of the sample and also characterized by GC-MS to identify the components contained in the extract sample. In this research method antibacterial activity test performed waspitting method. Characterization produced by UV-Vis spectrophotometer has wavelength 245 nm and characterization by GC-MS showed 6 peaks detected in the extract sample. Resistance zone diameter of extract without dilution was equal to 12.5 mm. The higher of sample concentration, the inhibition zone was getting bigger in result.

Kata Kunci : tembakau, ekstrak, S. aureus, sumuran.

  1. S1-2017-316922-abstract.pdf  
  2. S1-2017-316922-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-316922-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-316922-title.pdf