Laporkan Masalah

HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN DENGAN STATUS GIZI SANTRI PUTRI DI PONDOK PESANTREN "MELATI" YOGYAKARTA

HIMMATUL ULYA, Yayuk Hartriyanti, SKM, M.Kes ; A Fahmy Arif Tsani, S.Gz, M.Sc, Dietisien ; Fatma Zuhrotun Nisa', STP, MP

2016 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latarbelakang: Status gizi merupakan ukuran keberhasilan dalam keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Prevalensi masalah gizi di Indonesia saat ini masih cukup tinggi khususnya di kalangan remaja. Usia remaja merupakan periode rentan gizi karena berbagai sebab, seperti kebutuhan zat gizi yang lebih tinggi karena peningkatan pertumbuhan fisik dan perkembangan yang drastis, perubahan gaya hidup (aktivitas) dan kebiasaan makan remaja mempengaruhi baik asupan maupun kebutuhan gizinya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi status gizi antara lain yaitu asupan makanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan makanan (energi, protein, lemak, karbohidrat) dengan status gizi santri putri di Pondok Pesantren "Melati" Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 73 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Kendall tau-b. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan antara asupan energi dengan status gizi (p<0,001; T=0,638), asupan protein dengan status gizi (p<0,001; T=0,459), asupan lemak dengan status gizi (p<0,001; T=0,590) dan asupan karbohidrat dengan status gizi responden (p<0,001; T=0,592). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan makanan (energi, protein, lemak, karbohidrat) dengan status gizi responden.

Background: Nutritional status is a measure of success in the state of the body as a result of food consumption and utilization of nutrients. The prevalence of nutritional problems in Indonesia is still quite high, especially among teenagers. Adolescence is a vulnerable period of malnutrition due to various causes, such as nutritional needs are higher due to an increase in physical growth and development drastic lifestyle changes (activity) and eating habits of adolescents affect both intake and nutritional needs. One of the factors that can affect the nutritional status is food intake. Objective: This study aims to determine the association of food intake (energy, protein, fat, carbohydrates) with the nutritional status of women students at the "Melati" Boarding School Yogyakarta. Methods:.This study is an observational research with cross sectional design. This research involved 73 respondents and collected by proportional random sampling. Data was analyzed using kendall tau-b correlation test. Results: Statistical analysis showed a significant association between energy intake with nutritional status (p<0,001; T= 0638), protein intake with nutritional status (p<0.001; T= 0459), fat intake with nutritional status (p<0.001 ; T= 0590) and carbohydrate intake with nutritional status of the respondents (p<0.001; T= 0592). Conclusion: There is a significant association between the food intake (energy, protein, fat, carbohydrates) and nutrition status of respondents. Keywords: food intake, nutritional status, boarding school.

Kata Kunci : Asupan Makanan, Status Gizi, Pondok Pesantren

  1. S1-2016-329120-abstract.pdf  
  2. S1-2016-329120-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-329120-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-329120-title.pdf