Laporkan Masalah

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PELAKSANAAN SEWA-ULANG DALAM PERJANJIAN SEWA-MENYEWA ALAT BERAT PADA CV. PUTERA SAKURA DI KOTA TASIKMALAYA

DEISTY RASHATI, Ninik Darmini, S.H.,M.Hum.

2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sewa-ulang dalam perjanjian sewa-menyewa alat berat pada CV. Putera Sakura di Kota Tasikmalaya. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan hukum ini terkait dengan penyebab terjadinya berbagai masalah dalam praktik sewa-ulang dalam perjanjian sewa-menyewa alat berat pada CV. Putera Sakura di Kota Tasikmalaya, mekanisme penyelesaian sengketa wanprestasi dan upaya perlindungan hukum yang dilakukan oleh para pihak dalam pelaksanaan sewa ulang. Semua dikaji berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata atau KUHPerdata. Penelitian hukum ini menggunakan metode yang bersifat normatif-empiris sehingga jenis penelitian ini terdiri dari penelitian kepustakaan yaitu penelitian dengan studi dokumen untuk mendapatkan data sekunder dan penelitian lapangan yaitu penelitian yang langsung turun ke lapangan untuk memperoleh data primer. Data yang telah diperoleh dilakukan analisis secara kualitatif yaitu menggabungkan kedua data tersebut guna memperoleh penyelesaian masalah. Hasil dari penelitian ini dapat ditarik beberapa kesimpulan. Pertama, penyebab terjadinya berbagai permasalahan dalam praktik sewa-ulang dalam perjanjian sewa-menyewa alat berat pada CV. Putera Sakura yaitu perjanjian sewa-ulang dilakukan secara lisan, tidak diaturnya ketentuan perjanjian sewa- ulang dalam perjanjian, adanya itikad buruk dari pihak penyewa, sanksi yang ringan dari pihak CV. Putera Sakura, dan ketidaktahuan para pihak terkait hukum perjanjian. Kedua, mekanisme penyelesaian sengketa wanprestasi selalu menggunakan jalur non-litigasi. Ketiga, upaya perlindungan hukum yang dilakukan oleh para pihak adalah upaya perlindungan preventif dan represif.

This law writing aims to examine the implementation of re-lease system on an agreement of renting heavy equipment at CV. Putera Sakura in Tasikmalaya. The problem taken on this writing is related to the cause of some problems on the re-lease practices on its agreement, mechanism of solving a tort quarrel, and law protection efforts which are undertaken by some people on its re-lease implementation. All of them are reviewed based on Indonesian Civil Code or KUHPerdata. This law writing uses empirical-normative method, so this type of research is divided into a library research – using document to get the secondary data, and a field research – directly taking the data on site of the place conducted for the research setting for seeking the primary data. The result of this research, in fact, can be summarized into some analysis. Firstly, the cause of the problems on the re-lease practices on an agreement of renting heavy equipments at CV. Putera Sakura is its agreement, which is only done verbally, not controlled its re-lease agreement regulation, the bad intention occurred from the person who rents, low sanction from CV. Putera Sakura, and the ignorance of the people related to the agreement law. Secondly, the mechanism of solving a tort quarrel always uses non-litigation way. Thirdly, law protection efforts which are done by some certain people are preventive and represive protection.

Kata Kunci : Kata Kunci : Perjanjian sewa-ulang, perjanjian sewa-menyewa, alat berat