Laporkan Masalah

Estimasi Nilai Korelasi Genetik Bobot Lahir dan Bobot Sapih Kambing Keturunan Boer-Jawa Randu di CV Kambing Burja, Jawa Timur

MARCELINA DESITA SARI, Tety Hartatik, S.Pt., Ph.D. ; Prof. Dr. Ir. Endang Baliarti, SU.

2017 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai korelasi genetik bobot lahir dan bobot sapih pada kambing keturunan Boer-Jawa Randu di CV Kambing Burja Bumiaji, Batu, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Desember 2016. Materi penelitian yang digunakan adalah recording bobot lahir serta data recording bobot sapih dari 22 ekor pejantan dan 2661 ekor keturunan untuk seluruh populasi, 18 ekor pejantan dan 1453 ekor keturunan F1 serta 18 ekor pejantan dan 741 ekor keturunan backcross pada tahun 2012 sampai 2015. Data lain yang diperlukan adalah data silsilah, data perkawinan, data tipe kelahiran, data tanggal lahir, data tanggal sapih dan data penimbangan bobot badan. Metode statistik yang digunakan untuk mengestimasi korelasi genetic adalah berdasarkan hubungan saudara tiri sebapak yang dianalisis dengan metode one way analisys of variance. Hasil estimasi nilai korelasi genetic bobot lahir dan bobot sapih yang diestimasi dengan metode saudara tiri sebapak untuk seluruh populasi (F1 danback cross) dan ternak F1 tergolong positif tinggi yaitu berturut- turut 0,69±0,08 dan 0,89±0,08 sedangkan backcross tergolong positif sedang yaitu 0,48±0,26. Seleksi untuk satu sifat akan meningkatkan secara tidak langsung sifat lain.

This study aimed to estimate the genetic correlation of birth weight and weaning weight of Boer-JawaRandu goat offsprings in CV Kambing Burja Bumiaji, Batu, East Java. The research was conducted in November to Desember 2016. The research materials used recording data of birth weight and weaning weight from 22 sires and 2661 offsprings for entire population, 18 sires and 1453 offsprings for F1, 18 sires and 741 offsprings for backcross in 2012 to 2015. Others data needed were the lineage data, mating data, data type of birth, birthdate, date data of weaning weight and weighing data. The genetic correlation was measured using halfsib relationship method and further analyzed by analisys of variance. The results of the genetic correlation value for the entire population (F1 and back cross) and F1 were relatively high positive, 0.69±0.08 and 0.89±0.08 while backcross indentified as moderate positive was 0.48±0.26. Selection for one variable will improve another variable indirectly.

Kata Kunci : Kambing Keturunan Boer-JawaRandu, Korelasi Genetik, Bobot Lahir, Bobot Sapih/:Boer-Jawa Randu Goat Offsprings, Genetic Correlation, Birth Weight, Weaning Weight

  1. S1-2017-331807-abstract.pdf  
  2. S1-2017-331807-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-331807-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-331807-title.pdf