Elastisitas pajak daerah terhadap PDRB di Kabupaten Temanggung, Jawa tengah Tahun 1988/1989-1999/2000
SUSATYO, Sadwoko Heri, Drs. Wahib Suyitno, M.Agr
2001 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanTujuan penelitian mengenai elastisitas penerimaan pajak daerah terhadap PDRB di Kabupaten Temanggung pada tahun 1988/1989 sampai dengan tahun 1999/2000 ini adalah: untuk menganalisis pengaruh PDRB terhadap penerimaan masing-masing jenis pajak daerah dan untuk menganalisis pengaruh PDRB terhadap penerimaan. totat pajak daerah. Hipotesis penelitian yang diajukan adalah: koefisien elastisitas penerimaan masing-masing jenis pajak daerah terhadap PDRB tidak selalu lebih besar dari satu dan koefisien elastisitas penerimaan total pajak daerah terhadap PDRB tidak lebih besar dari satu. Guna mencapai tujuan penelitian dan untuk membuktikan hipotesis penelitian tersebut dikumpulkan kemudian dianalisis data sekunder yang berupa data .runtut waktu dari tahun 1988/1989 sampai dengan tahun 1999/2000 yang terdiri dari: penerimaan pajak daerah dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Alat analisis yang digunakan adalah model ekonometrika, adapun model yang diestimasi adalah: penerimaan pajak daerah = f (PDRB). Model ekonometrika yang dipakai adalah standard model of fax revenue atau constant elasticity models atau disebut juga regresi log linear, yakni: In (Bt) = a + p In (Yt) + et ,di mana B adalah penerimaan pajak daerah, Y adalah PDRB, a adalah konstanta, p adalah koefisien regresi representasi elastisitas penerimaan pajak daerah terhadap PDRB dan E adalah variabel pengganggu atau residual. Hasil yang diperoleh dari analisis data adaiah: Pertama, PDRB berpengaru h secara signifikan terhadap penerimaan total pajak daerah dan terhadap separuh jenis pajak daerah yang ada, yaitu: Pajak Hotel dan Restoran, Pajak Penerangan Jalan, dan Pajak Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan. Kedua, PDRB tidak berpengaruh terhadap: Pajak Hiburan, Pajak Reklame, dan Pajak Pengambilan dan Pengolahan Bahan Galian Golongan 6. Terhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, satu hipotesis terbukti, sedangkan satu hipotesis lainnya tidak terbu kti. Hipotesis yang terbukti adalah hipotesis mengenai penerimaan masing-masing jenis pajak daerah, sedang hipotesis yang tidak terbukti adalah hipotesis rnengenai penerimaan total pajak daerah. Atas pembahasan terhadap hasil analisis data diperoleh keterangan, bahwa: Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung tidak dapat memperoleh penerimaan total pajak daerah dengan laju pertumbuhan sejalan dengan laju pertumbuhan PDRB pada landasan yang kokoh serta tidak dapat pula memperoleh jumlah penerimaan total pajak daerah yang besar di kemudian hari, jika kebijakan pengeluaran dan sistem perpajakan daerah melalui APBD di tahun-tahun yang akan datang tetap memberi dampak pada terpeliharanya struktur PDRB sebagaimana tahun-tahun ialu. Perubahan hendaknya berupa bergesernya struktur PDRB dari yang semula didominasi oleh sektor pertanian atau oleh sektor-sektor yang didorong pertumbuhannya oleh aktivitas pertanian, menuju ke struktur PDRB yang didominasi oleh sektor-sektor yang didorong pertumbuhannya oleh aktivitas jasa, perjalanan dan pariwisata, perdagangan, dan industri.
The purpose of research concerning tax revenue elasticity against the Gross Regional Domestic Product (PDRB) in Kabupafen Temanggung at 198811 989 to 1999/2OOO were: to analyze influence of GRDP against a respective revenue in the local tax type and that against the total local tax revenue. The research hypothesis that proposed were: elasticity coefficient of respective revenue of the local tax type against GRDP was not always larger than one and that of total local tax revenue against GRDP was not larger than one. To achieve the purpose of research and prove the research hypothesis was accumulated and analyzed the secondary data formed time series data from 198811989 to 1999/2000 that consisted of: local tax revenue and Gross Regional Domestic Product (PDRB). The analysis tools used would be an econometrics model, now the model that estimated was: local tax revenue = f (GRDP). Econometrics model used was standard model of tax revenue or constant elasticity models or called as regression log linear as well, that is: In (Bt) = a+ p In (Yt) + Et , where B represents the level of the local tax revenue, and Y is the level of GRDP, ct is constant, the coefficient p from this regression represents the income elasticity of revenues from this local tax, and E is disturbance or residual variable. The results that obtained from data analysis were: First, GRDP has significant influence against the total local tax revenue and against half of an existing local tax types, namely: Pajak Hotel dan Resforan, Pajak Penerangan Jalan, and Pajak Pemanfaatan Air bawah Tanah dan Air Permukaan. Second, GRDP has not influence against: Pajak Hiburan, Pajak Reklame, and Pajak Pengambilan dan Pengolahan Bahan Galian Golongan C. For the hypothesis proposed in this research, one hypothesis has been proved, while another hypothesis not. The early was hypothesis concerning respective revenue of the local tax types, while the latter was hypothesis concerning the total local tax revenue. Based on discussing against data analysis result was obtained an explanation that Pemerinfah Daerah Kabupafen Temanggung can not achieved the total local tax revenue by the growth rate in line with the GRDB growth rate to the firm base and can not achieved the large total local tax revenue in future, if local taxing and spending policies through APBD in the next years was remains giving impact on its maintenance of PDRB structure as the last years. The change should be the move of PDRB structure from the agriculture sector which has predominated before or the sectors that supported the growth with agriculture activity toward PDRB structure predominated by the sectors which supported the growth through a service, travel and tourism, trade, and industrial activities.
Kata Kunci : PDRB (Pajak Domestik Regional Bruto), Pajak Daerah