Laporkan Masalah

Tinjauan Yuridis Perjanjian Kerjasama Antara Bright Pictures dengan Lens Flare Cinema

A A GANESH W A, R.A Antari Inaka turingsih S.H., M.Hum.,

2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Wedding Cinema merupakan salah satu seni berbentuk produk digital yang tidak hadir secara fisik dan dapat didistribusikan dan dimanfaatkan dengan menggunakan komputer dan alat pemutar video lainnya. Produk digital yang semakin menjamur ini ditimbulkan oleh segala kemudahan yang didapatkan melalui penggunaan komputer dan internet. Dalam pembuatan Wedding Cinema dan Wedding Documentation, bright pictures bekerja sama dengan Lensflare Cinema untuk memaksimalkan kinerja dari kru foto dan kru video, dalam pengerjaan foto atau video pernikahan, yang ditandai dengan pembuatan perjanjian kerjasama antara keduanya. Dalam pelaksanaan perjanjian kerja sama tersebut terdapat permasalahan internal yang terjadi dalam hubungan antara Bright Pictures dengan Lens Flare Cinema, seperti over budgeting dalam proses produksi serta tindakan wanprestasi yang merugikan kedua belah pihak. Disamping itu ketidak detail dan lengkapnya isi dari perjanjian juga menjadi salah satu hambatan dalam melakukan upaya penyelesaian sengketa diantara kedua belah pihak. Penulisan hukum ini bertujuan Untuk mengetahui dan mengkaji pelaksanaan perjanjian dalam perjanjian kerjasama antara Bright Pictures dengan Lens Flare Cinema mengenai pembuatan wedding cinema dan menganalisis upaya-upaya yang dapat ditempuh dalam penyelesaian sengketa terhadap klausula yang tidak diatur di dalam perjanjian kerja sama antara Bright Pictures dengan Lens Flare Cinema dalam pembuatan wedding cinema. Metode Penelitian dalam penulisan hukum ini adalah studi deskriptif- preslriptif dengan pendekatan yuridis empiris. Hasil dari penelitian ini adalah perjanjian kerjasama antara Bright Pictures dengan Lens Flare Cinema, sudah memenuhi unsur unsur syarat sah perjanjian. Pelaksanaan perjanjian tersebut ditujukan sebagai upaya untuk mencapai tujuan yang saling menguntungkan. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya mengalami suatu permasalahan seperti wanprestasi dan force majeur yang mengakibatkan kerugian bagi para pihak. Proses penyelesaian sengketa dari perjanjian kerjasama antara Bright Pictures dengan Lens Flare Cinema tentang pembuatan wedding cinema lebih mengutamakan penyelesaian melalui jalur musyawarah mufakat secara kekeluargaan. Upaya ini bertujuan untuk menyelesaikan sengketa secara cepat dan tetap menjaga hubungan baik antara Bright Pictures dengan Lens Flare Cinema

Wedding Cinema is one of many art form of digital products that are not physically present and can be distributed and put to use in computers and other video players. Burgeoning digital products is caused by any convenience gained through the use of computers and the Internet. In the manufacture Wedding Wedding Cinema and Documentation, bright pictures is making a collaboration with LensFlare Cinema to maximize the performance of the crew of photos and a video, under construction with a photo or video wedding, which was marked with the creation of a cooperation agreement between the two. In the implementation of the cooperation agreement there are internal problems that occurred in the relationship between Bright Pictures and Lens Flare Cinema, such as over-budgeting in the production process as well as tort actions which harm both parties. Besides, the lack of details and completeness of the contents of the agreement are also becoming one of the barriers to efforts to resolve the dispute between the two parties. Writing this research aims to identify and assess the implementation of the agreement on the cooperation agreement between Bright Pictures with Lens Flare Cinema about the making of wedding cinema and analyze measures that can be taken in resolving disputes the clause which is not regulated in the cooperation agreement between Bright Pictures with Lens Flare cinema in manufacturing wedding cinema. Research Methods in the writing of this essay is a descriptive-prescriptive study with empirical juridicial approach. Results from this study is a cooperation agreement between Bright Pictures with Lens Flare Cinema, already meet the legitimate requirements of elements of the agreement. Implementation of the agreement is intended as an attempt to achieve mutually beneficial goals. However, in actual encounter a problem such as a default and force majeure resulting in losses for the parties. Dispute resolution processes of the cooperation agreement between Bright Pictures with Lens Flare Cinema about cinema manufacture wedding prefers settlement through consensus agreement amicably. This effort aims to resolve disputes quickly and maintain a good relationship between Bright Pictures with Lens Flare Cinema

Kata Kunci : Perjanjian, Kerjasama, Fotograf, videografi, jasa tertentu